Penyebab Muammar Gaddafi Dibunuh, antara Kemarahan Rakyat Libya dan Perintah Prancis

Senin, 21 Agustus 2023 - 22:39 WIB
loading...
A A A
Sumber itu mengatakan bahwa pembunuhan itu disetujui untuk mencegah Gaddafi diinterogasi atau diadili dan mengungkap sifat sebenarnya dari urusannya dengan Sarkozy, serta para pemimpin Barat lainnya.

“Sarkozy punya banyak alasan untuk mencoba membungkam sang kolonel secepat mungkin,” kata sumber yang berbasis di Tripoli itu kepada surat kabar Inggris tersebut.

Sebelum NATO meluncurkan kampanye pengeboman yang disetujui PBB, yang bertujuan untuk menggulingkan Gaddafi pada tahun 2011, diktator Libya yang eksentrik itu tampaknya memiliki hubungan yang kuat dengan beberapa pemimpin Eropa, termasuk Silvio Berlusconi dari Italia dan Tony Blair dari Inggris.

Sarkozy, bagaimanapun, diguncang oleh skandal pada Maret 2012 ketika terungkap bahwa Gaddafi telah memberikan 50 juta Euro untuk kampanye kepresidenannya—sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Sarkozy.

Desas-desus seputar pembunuhan Gaddafi telah berputar selama bertahun-tahun, di mana Mahmoud Jibril, yang menjabat sebagai Perdana Menteri sementara setelah penggulingan Gaddafi, mengatakan kepada televisi Mesir pada tahun 2012: "Itu adalah agen asing yang bergabung dengan brigade revolusioner untuk membunuh Gaddafi."

Laporan saat ini di media Italia juga mengutip sumber yang menuduh seorang agen Prancis berada di balik pembunuhan Oktober 2011.

“Sejak awal dukungan NATO untuk revolusi—yang sangat didukung oleh pemerintah Nicolas Sarkozy—Gaddafi secara terbuka mengancam akan mengungkapkan rincian hubungannya dengan mantan presiden Prancis, termasuk jutaan dolar yang dibayarkan untuk membiayai pencalonannya pada pemilu 2007,” tulis surat kabar Italia; Corriere della Serra, mengutip sumber-sumber diplomatik Libya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved