Lawan Ancaman China-Korut, AS, Korsel dan Jepang Sepakati Pakta Keamanan Baru

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 20:54 WIB
loading...
A A A
Di luar perincian spesifik dari pengaturan keamanan yang diumumkan, KTT itu sendiri akan mengingatkan upaya yang telah dilakukan pemerintahan Biden untuk menyatukan negara-negara demokratis untuk melawan ancaman dari rezim otokratis.

Pejabat dari AS, Jepang, dan Korsel telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkan pertemuan di Camp David. Biden secara pribadi terlibat musim gugur lalu, ketika dia bertemu dengan Yoon dan Kishida di sela-sela pertemuan puncak di Kamboja untuk mendesak mereka menyetujui pertemuan trilateral, kata seorang pejabat senior pemerintah.

Tidak mudah membuat para pemimpin setuju, mengingat ketegangan sejarah antara Korsel dan Jepang, yang menduduki Korea Selatan selama tiga dekade sebelum Perang Dunia Kedua. Tapi Yoon telah berusaha untuk membina hubungan yang lebih baik dengan Jepang sejak menjadi presiden Korsel tahun lalu, meskipun masih ada kebencian publik terhadap Tokyo.

"Apa yang telah dilakukan Presiden Yoon sejak menjabat cukup radikal dan itu sedikit berisiko bagi posisi politiknya sendiri di Korea Selatan," kata Sung-Yoon Lee, seorang pakar dan peneliti Asia Timur dan Korea di Woodrow Wilson Center.

Yoon dan Kishida dijadwalkan tiba hari ini waktu AS dengan delegasi mereka ke Camp David. Biden telah berada di Camp David sejak Kamis malam, mempersiapkan pertemuan puncak dengan tim keamanan nasionalnya.

Para pemimpin akan bertemu secara terpisah dengan Biden dan juga bersama sebagai satu kelompok. Biden, Kishida, dan Yoon akan mengadakan konferensi pers Jumat sore untuk menguraikan kerangka keamanan baru.

Baca Juga: Semua Musuh AS, Ini Kekuatan Militer Rusia-China-Korut Jika Berkoalisi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved