Bangun Kontribusi Unik untuk Hubungan Indonesia-Singapura, Zainul Abidin Rasheed Raih Adinata Awards
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Yang paling akhir dilakukan Zainul Abidin untuk Indonesia, menurut Dubes Tommy, adalah membantu para perawat Indonesia agar bisa diterima dan bekerja di rumah sakit di Singapura. "Dubes Zainul ikut menyaksikan saat kelompok pertama perawat Indonesia yang akan bekerja di rumah sakit di Singapura dilepas oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah," ungkapnya.
Tommy menambahkan, sebagai orang yang pernah 20 tahun berkecimpung sebagai wartawan di Surat Kabar Berita Harian dan The Straits Times, Dubes Zainul mempunyai jaringan yang luar biasa di Indonesia. "Duta Besar Zainul Abidin Rasheed.memiliki banyak teman tokoh Indonesia seperti Nurcholis Madjid dan Akbar Tandjung," paparnya.
Saat menerima Adinata Awards, Dubes Zainul merasa berutang budi kepada Indonesia. “Banyak tokoh-tokoh seperti Pak Nurcholis Madjid, dr Azrul Azwar, dan Pak Akbar Tandjung yang ikut membentuk saya. Saya mengenal mereka sejak ikut dalam kegiatan pergerakan mahasiswa di tahun 1970-an,” kata Zainul.
Baca Juga: Masyarakat Indonesia Antusias Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan di KBRI Kuala Lumpur
Ketika Zainul selesai kuliah dan menjadi wartawan di Singapore Press Holding, Zainul mengaku mendapat kesempatan mewawancarai pejabat Indonesia atas bantuan sahabat-sahabat Indonesia. “Saya pernah mendapat kesempatan mewawancarai Pak Adam Malik saat menjadi Wakil Presiden,” kenang Zainul.
Tommy menambahkan, sebagai orang yang pernah 20 tahun berkecimpung sebagai wartawan di Surat Kabar Berita Harian dan The Straits Times, Dubes Zainul mempunyai jaringan yang luar biasa di Indonesia. "Duta Besar Zainul Abidin Rasheed.memiliki banyak teman tokoh Indonesia seperti Nurcholis Madjid dan Akbar Tandjung," paparnya.
Saat menerima Adinata Awards, Dubes Zainul merasa berutang budi kepada Indonesia. “Banyak tokoh-tokoh seperti Pak Nurcholis Madjid, dr Azrul Azwar, dan Pak Akbar Tandjung yang ikut membentuk saya. Saya mengenal mereka sejak ikut dalam kegiatan pergerakan mahasiswa di tahun 1970-an,” kata Zainul.
Baca Juga: Masyarakat Indonesia Antusias Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan di KBRI Kuala Lumpur
Ketika Zainul selesai kuliah dan menjadi wartawan di Singapore Press Holding, Zainul mengaku mendapat kesempatan mewawancarai pejabat Indonesia atas bantuan sahabat-sahabat Indonesia. “Saya pernah mendapat kesempatan mewawancarai Pak Adam Malik saat menjadi Wakil Presiden,” kenang Zainul.
Lihat Juga :