Eks Anggota Parlemen Ukraina Untung Besar dari Penjualan Senjata

Senin, 14 Agustus 2023 - 16:45 WIB
loading...
A A A
Menurut artikel itu, harga naik di setiap langkah karena para perantara melakukan pemotongan, dengan militer Ukraina yang menanggung akibatnya.

“Namun, biayanya sebagian besar ditanggung bantuan Eropa,” ungkap laporan surat kabar itu.

“Meski para pejabat Barat secara pribadi tidak senang dengan kebangkitan tokoh-tokoh bayangan seperti Pashinsky, mereka tetap diam karena takut mempermainkan narasi Rusia tentang korupsi Ukraina,” papar laporan NYT.

Mantan anggota parlemen itu membantah menegosiasikan kesepakatan semacam itu, menggambarkan dirinya sebagai "warga negara yang bertanggung jawab di negara saya".

Pada 2019, Presiden Zelensky menyebut Pashinsky sebagai "penjahat", dengan biro antikorupsi negara itu kemudian meluncurkan penyelidikan terhadap mantan anggota parlemen itu. Rumah dan kantornya digerebek pada tahun 2020.

Laporan tersebut menduga pemerintah Ukraina telah menunda kampanye anti-korupsi dan mendorong transparansi yang lebih besar untuk mengamankan aliran senjata dan amunisi yang tidak terputus ke negara tersebut.

“Oleh karena itu, beberapa tokoh meragukan yang sebelumnya dikecam sebagai koruptor telah memperoleh kesempatan menebalkan kantong mereka dengan kontrak negara lagi, sementara para pejabat melihat ke arah lain,” ungkap laporan NYT.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved