Eks Anggota Parlemen Ukraina Untung Besar dari Penjualan Senjata
Senin, 14 Agustus 2023 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hubungan Ukraina dan Polandia Sebelum Presiden Andrzej Duda Mengolok Nyawa Rakyat Ukraina
Perusahaan tersebut dilaporkan membeli dan menjual kembali granat, peluru artileri, dan roket ke militer Ukraina, menggunakan jaringan perantara trans-Eropa.
Pada tahun 2022, Ukrainian Armored Technology melaporkan penjualan dengan total lebih dari USD350 juta, meningkat dari hanya USD2,8 juta pada tahun sebelumnya.
Surat kabar itu, mengutip pejabat Ukraina yang tidak disebutkan namanya, menuduh pihak berwenang sedang menyelidiki harga perusahaan serta dugaan hubungan keuangan Pashinsky dengan para pejabat pengadaan dan perusahaan-perusahaan di luar negeri.
Outlet media menggambarkan salah satu dugaan skema Pashinsky yang melibatkan Bulgaria, produsen utama amunisi jenis Soviet yang menolak memasoknya langsung ke Ukraina.
Mantan anggota parlemen Ukraina itu dilaporkan meminta koneksi lokalnya untuk memesan dan memastikan pabrik senjata Bulgaria memprioritaskan mereka.
“Pengiriman itu secara salah terdaftar sebagai tujuan Polandia dengan bantuan perantara Andrzej Kowalczyk,” ungkap klaim NYT.
Perusahaan tersebut dilaporkan membeli dan menjual kembali granat, peluru artileri, dan roket ke militer Ukraina, menggunakan jaringan perantara trans-Eropa.
Pada tahun 2022, Ukrainian Armored Technology melaporkan penjualan dengan total lebih dari USD350 juta, meningkat dari hanya USD2,8 juta pada tahun sebelumnya.
Surat kabar itu, mengutip pejabat Ukraina yang tidak disebutkan namanya, menuduh pihak berwenang sedang menyelidiki harga perusahaan serta dugaan hubungan keuangan Pashinsky dengan para pejabat pengadaan dan perusahaan-perusahaan di luar negeri.
Outlet media menggambarkan salah satu dugaan skema Pashinsky yang melibatkan Bulgaria, produsen utama amunisi jenis Soviet yang menolak memasoknya langsung ke Ukraina.
Mantan anggota parlemen Ukraina itu dilaporkan meminta koneksi lokalnya untuk memesan dan memastikan pabrik senjata Bulgaria memprioritaskan mereka.
“Pengiriman itu secara salah terdaftar sebagai tujuan Polandia dengan bantuan perantara Andrzej Kowalczyk,” ungkap klaim NYT.
Lihat Juga :