Hubungan Ukraina dan Polandia Sebelum Presiden Andrzej Duda Mengolok Nyawa Rakyat Ukraina

Senin, 14 Agustus 2023 - 15:22 WIB
loading...
Hubungan Ukraina dan...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Polandia Andrzej Duda berjabat tangan setelah memperingati para korban Perang Dunia II di Katedral Santo Petrus dan Paulus, Lutsk, Ukraina, 9 Juli 2023. Foto/REUTERS/Alina Smutko
A A A
WARSAWA - Ukraina dan Polandia adalah dua negara tetangga yang memiliki hubungan sejarah yang panjang dan kompleks.

Kedua negara ini terletak di Eropa Tengah dan Timur, dan sepanjang berabad-abad, hubungan mereka telah dipenuhi dengan tantangan, konflik, serta periode kerjasama yang erat.

Naik dan turun dalam hubungan keduanya terjadi sepanjang sejarah. Sebagai salah satu pendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia, Presiden Polandia Andrzej Duda ternyata pernah mengolok Kiev.

Salah satunya, Duda menyebut nyawa rakyat Ukraina lebih murah dibandingkan orang Amerika Serikat (AS).
Pernyataan ini maksudnya, menghentikan Rusia di Ukraina memiliki biaya lebih murah daripada perang meluas hingga melibatkan pasukan AS.

Sebelum pernyataan itu, Polandia dan Ukraina telah mengalami berbagai fase dalam hubungan diplomatik dan politik mereka.

Beberapa Periode Penting Hubungan Polandia dan Ukraina


Hubungan antara Ukraina dan Polandia memiliki akar sejarah yang dalam, dimulai dari abad pertengahan.

Pada abad-abad awal, wilayah yang sekarang menjadi Ukraina bagian dari wilayah Persemakmuran Polandia-Lituania.

Namun, seiring berjalannya waktu, kerajaan-kerajaan besar Eropa Timur, seperti Kekaisaran Rusia dan Kekaisaran Austro-Hongaria, berusaha menguasai wilayah-wilayah ini.

Ini mengarah pada serangkaian konflik dan pergeseran perbatasan yang memengaruhi kedua negara.

1. Periode Perpecahan dan Konflik


Selama abad ke-19 dan awal abad ke-20, Ukraina dan Polandia mengalami periode ketidakstabilan dan perpecahan akibat pengaruh asing.

Selama Perang Dunia I, kedua wilayah ini mencoba mendirikan negara merdeka, namun upaya ini sering kali bertentangan satu sama lain.

Setelah Perang Dunia II, Polandia berada di bawah kendali Uni Soviet, sementara Ukraina juga menjadi bagian dari Uni Soviet.

Periode ini juga menyaksikan tragedi besar seperti Holodomor (kelaparan buatan di Ukraina) dan pembantaian Katyn.

2. Pembentukan Negara Merdeka


Setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, baik Ukraina maupun Polandia mencapai kemerdekaan mereka.

Ini membuka pintu bagi upaya lebih lanjut untuk membangun hubungan bilateral yang lebih kuat. Kedua negara ini bekerja bersama dalam berbagai forum internasional dan mencoba untuk membangun ekonomi yang lebih baik serta mendukung proses demokratisasi.

3. Tantangan Kontemporer dan Kerjasama


Seiring berjalannya waktu, Ukraina dan Polandia menghadapi tantangan bersama seperti keamanan regional, integrasi Eropa, dan hubungan dengan Rusia.

Keduanya bekerja sama dalam berbagai inisiatif keamanan dan ekonomi di Eropa Timur dan menjadi pendukung kuat bagi kerja sama dengan Uni Eropa dan NATO.

Ukraina dan Polandia memiliki sejarah panjang yang sarat dengan tantangan dan pergeseran politik.
Meskipun ada konflik dan perbedaan di masa lalu, kedua negara ini telah berhasil membangun hubungan diplomatik dan kerjasama yang erat dalam upaya untuk mencapai stabilitas, keamanan, dan perkembangan ekonomi bersama di Eropa Timur.

Meskipun terdapat insiden-insiden kontroversial, penting untuk diingat bahwa hubungan antara negara-negara tetangga ini terus berkembang dan beradaptasi sesuai dengan dinamika geopolitik dan kepentingan bersama.

Hingga saat ini kedua negara masih kompak dalam melawan Rusia. Polandia juga menjadi pemasok senjata untuk Ukraina dalam perang tersebut.

Baca juga: Presiden Polandia Anggap Nyawa Rakyat Ukraina Lebih Murah daripada Orang Amerika
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved