‘Perang Tanpa Asap' China di Jalur Sutera Modern

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 21:47 WIB
loading...
A A A
Seperti dikutip dari The HK Post pada Rabu, 9 Agustus 2023, tema umum yang digaungkan China saat ini adalah menyoroti kisah Negeri Tirai Bambu yang hebat dan bantuannya untuk kebutuhan negara-negara tertentu, baik itu di bidang infrastruktur, peningkatan kapasitas, pendidikan, medis, dan lain-lain.

Metode propaganda China adalah dengan memanfaatkan semua media (cetak, radio, atau televisi), dan terutama media sosial melalui influencer sosial dengan banyak pengikut. Pesan-pesan propaganda ini kemudian secara bertahap digunakan untuk menyisipkan pesan pembentuk opini yang mempertanyakan atau mengaburkan pembuatan kebijakan yang merugikan demi keuntungannya sendiri.

China atau proksi-proksi mereka mengucurkan dana besar untuk kampanye pengaruh yang membela Beijing dan mendorong propagandanya. Narasi tersebut diubah secara bertahap, yang berujung pada penelitian lain di mana organisasi berita Amerika Serikat yang jurnalisnya melakukan perjalanan resmi ke China kemudian "membuat perubahan dari yang sebelumnya meliput persaingan militer menjadi meliput kerja sama ekonomi”.

Artikel di NYT saat ini menyoroti kedalaman serta metode propaganda China. Artikel tersebut melacak "aliran uang ke sebuah partai politik di Afrika Selatan, saluran YouTube di Amerika Serikat, dan organisasi nirlaba di Ghana dan Zambia. Di Brasil, catatan menunjukkan uang mengalir ke kelompok yang memproduksi sebuah publikasi, Brasil de Fato, yang menyelingi artikel tentang hak tanah dengan pujian untuk Xi Jinping. Di New Delhi, pengajuan perusahaan menunjukkan bahwa jaringan yang sama membiayai situs berita, NewsClick, yang menyebarkan liputannya dengan poin-poin pembicaraan pemerintah China”.

Satu individu dan jaringannya telah disorot dalam laporan NYT, namun jelas bahwa pemerintah China mengendalikan dan mengelola operasinya. Xi dalam pidatonya kepada anggota PKC menyatakan: "China harus digambarkan sebagai negara beradab yang menampilkan sejarah yang kaya, kesatuan etnis, dan keanekaragaman budaya, dan sebagai kekuatan Timur dengan pemerintahan baik, ekonomi maju, kemakmuran budaya, persatuan nasional, dan pemandangan yang indah”.

China juga disebut Xi harus dikenal sebagai negara bertanggung jawab yang mengadvokasi perdamaian dan pembangunan, menjaga keadilan internasional, dan memberikan kontribusi positif bagi kemanusiaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved