Sasar Jembatan Crimea, Rudal S-200 Ukraina Rontok Dihantam Pertahanan Udara Rusia
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Ukraina berusaha melakukan serangan teroris di Jembatan Crimea menggunakan rudal pertahanan udara S-200 yang diubah menjadi versi serangan sekitar pukul 13.00 waktu setempat pada 12 Agustus.
Dikatakan pertahanan udara Rusia telah mendeteksi roket Ukraina tepat waktu dan mencegatnya di udara.
Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan rudal yang digagalkan itu tidak menimbulkan korban jiwa atau kehancuran.
Mengomentari upaya serangan rudal terbaru di jembatan Crimea serta serangan pesawat tak berawak terpisah di semenanjung itu pada Sabtu pagi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengutuk keras apa yang disebutnya sebagai "serangan teroris."
Dia melanjutkan dengan menekankan bahwa meskipun jembatan itu murni infrastruktur sipil, jembatan itu telah diserang berulang kali sejak musim gugur yang lalu.
Baca Juga: Rudal Rusia Hantam Hotel yang Digunakan oleh PBB, 1 Orang Tewas
Menurut diplomat Rusia itu, Kiev menargetkan arteri transportasi sebagai pembalasan atas serangan balasannya yang goyah, yang sejauh ini gagal memenuhi harapan yang tinggi.
Dikatakan pertahanan udara Rusia telah mendeteksi roket Ukraina tepat waktu dan mencegatnya di udara.
Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan rudal yang digagalkan itu tidak menimbulkan korban jiwa atau kehancuran.
Mengomentari upaya serangan rudal terbaru di jembatan Crimea serta serangan pesawat tak berawak terpisah di semenanjung itu pada Sabtu pagi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengutuk keras apa yang disebutnya sebagai "serangan teroris."
Dia melanjutkan dengan menekankan bahwa meskipun jembatan itu murni infrastruktur sipil, jembatan itu telah diserang berulang kali sejak musim gugur yang lalu.
Baca Juga: Rudal Rusia Hantam Hotel yang Digunakan oleh PBB, 1 Orang Tewas
Menurut diplomat Rusia itu, Kiev menargetkan arteri transportasi sebagai pembalasan atas serangan balasannya yang goyah, yang sejauh ini gagal memenuhi harapan yang tinggi.
Lihat Juga :