4 Negara Arab yang Memiliki Hubungan Diplomatik Penuh dengan Israel
Rabu, 09 Agustus 2023 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Kemajuan ini tak terlepas dari kebutuhan masing-masing negara. Di satu sisi, Israel membutuhkan Yordania sebagai penyangga keamanan. Sebaliknya, Amman juga memiliki kebutuhan air dan stabilitas ekonomi dari Tel Aviv.
Berikutnya ada Uni Emirat Arab. Negara di kawasan Asia Barat ini telah mengumumkan menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel pada 2020 lalu.
Kesepakatan tersebut ditengahi oleh Donald Trump yang saat itu menjabat Presiden Amerika Serikat. Pernyataan bersama dikeluarkan masing-masing negara dengan dalih memajukan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Trump menyebut momen tersebut sebagai kejadian bersejarah. Sementara itu, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kesepakatan tersebut sebagai "pengkhianatan" dan harus segera dibatalkan.
Tak berselang lama setelah penandatanganan kesepakatan, Uni Emirat Arab secara resmi membuka kedutaan besarnya di Israel. Hal ini menjadi langkah susulan setelah sebelumnya Tel Aviv lebih dulu membuka kedutaan besar di UEA.
Seiring berjalannnya normalisasi hubungan, kedua negara juga mulai mengadakan perjanjian kerja sama di berbagai bidang, seperti ekonomi, budaya, teknologi, dan lain sebagainya.
Bersama Uni Emirat Arab, Bahrain juga turut membuka hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Melalui perjanjian tahun 2020, kedua negara menyerukan hubungan diplomatik penuh, tetapi menghindari istilah normalisasi.
2. Uni Emirat Arab
Berikutnya ada Uni Emirat Arab. Negara di kawasan Asia Barat ini telah mengumumkan menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel pada 2020 lalu.
Kesepakatan tersebut ditengahi oleh Donald Trump yang saat itu menjabat Presiden Amerika Serikat. Pernyataan bersama dikeluarkan masing-masing negara dengan dalih memajukan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Trump menyebut momen tersebut sebagai kejadian bersejarah. Sementara itu, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kesepakatan tersebut sebagai "pengkhianatan" dan harus segera dibatalkan.
Tak berselang lama setelah penandatanganan kesepakatan, Uni Emirat Arab secara resmi membuka kedutaan besarnya di Israel. Hal ini menjadi langkah susulan setelah sebelumnya Tel Aviv lebih dulu membuka kedutaan besar di UEA.
Seiring berjalannnya normalisasi hubungan, kedua negara juga mulai mengadakan perjanjian kerja sama di berbagai bidang, seperti ekonomi, budaya, teknologi, dan lain sebagainya.
3. Bahrain
Bersama Uni Emirat Arab, Bahrain juga turut membuka hubungan diplomatik penuh dengan Israel. Melalui perjanjian tahun 2020, kedua negara menyerukan hubungan diplomatik penuh, tetapi menghindari istilah normalisasi.
Lihat Juga :