Biadab, Ratusan Rumah dan Toko Warga Muslim di India Dihancurkan

Selasa, 08 Agustus 2023 - 14:23 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya tentang waktu penghancuran yang bertepatan dengan akibat kekerasan, dia berkata, “Apakah Anda ingin pekerjaan ilegal ini didukung? Lihatlah kedua hal ini secara terpisah.”

Beberapa kelompok HAM mengutuk pihak berwenang India karena melakukan penghancuran, beberapa di antaranya dilakukan bermil-mil jauhnya dari lokasi kekerasan minggu lalu.

Pengadilan tinggi pada Senin (8/8/2023) menunda pembongkaran di Nuh dan meminta penjelasan dari pemerintah BJP di Haryana.

“Mereka yang tidak ada hubungannya dengan kekerasan menanggung bebannya,” kata Rafiq Ahmed, yang mengelola toko obat di Nuh. “Saya punya lisensi untuk toko ini. Ini adalah tirani pemerintah.”

Penangkapan sewenang-wenang terhadap lebih dari 150 Muslim atas kekerasan tersebut, sebagaimana dikonfirmasi oleh polisi kepada Al Jazeera pada Senin, adalah aspek lain dari tindakan keras pemerintah BJP di Nuh, yang mengakibatkan ratusan pria meninggalkan rumah mereka karena ketakutan.

Tahir Husain, seorang pengacara yang membela sebagian besar yang ditangkap, menuduh polisi menangkap orang tanpa pandang bulu tanpa penyelidikan yang ketat.

"Mungkin ada satu atau dua orang dari 'sisi lain' tapi hampir semua yang ditangkap dari Nuh adalah Muslim," kata Husain, menyebut penangkapan itu "melanggar hukum dan sembrono".

“Ini tontonan yang menakutkan. Setelah kekerasan, bahkan advokat pun tidak siap untuk maju. Bahkan, seorang advokat diciduk polisi. Kemudian, dia dibebaskan tapi bagaimana dengan orang biasa? Orang miskin dan rentan tanpa dukungan berada di pihak penerima, ”kata Husain.

“Jalanan telah ditinggalkan dan suasananya lebih buruk daripada penguncian COVID-19. Setidaknya tidak ada teror di hati orang-orang saat itu.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Trump: Iran Sebaiknya...
Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!
Rekomendasi
Keonho CORTIS Alami...
Keonho CORTIS Alami Patah Tulang Jelang Tur Solo Perdana
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Mantan Pimpinan KPK:...
Mantan Pimpinan KPK: Febrie Adriansyah dan Keluarga Harus Dapat Perlindungan Tingkat Tinggi
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved