Militer Inggris Pecat 197 Tentara Pasukan Khusus karena Gunakan Narkoba

Minggu, 06 Agustus 2023 - 13:23 WIB
loading...
A A A
Angka-angka Kementerian Pertahanan menunjukkan kokain sering menjadi narkoba pilihan—dan hampir 5.000 anggota angkatan bersenjata telah dipecat karena gagal dalam tes narkoba sejak 2017.

Angkatan Darat sendiri kehilangan pasukan yang setara dengan satu batalion infanteri setiap tahun. Tetapi kepala salah satu badan amal veteran mengeklaim bahwa membubarkan para pengedar narkoba militer adalah pemborosan uang.

Dr Hugh Milroy, dari Veteran Aid, mengatakan: “Sebagai perwira RAF [Angkatan Udara Kerajaan Inggris] yang bertugas selama 17 tahun, saya sepenuhnya memahami implikasi operasional dari penggunaan narkoba, tetapi ini adalah masalah yang tidak dapat dihindarkan oleh angkatan bersenjata. Salah satu solusi mungkin dengan membuat sistem formal 'Hands up for Help', daripada memulai pelepasan instan."

“Ini akan membantu mempertahankan personel terlatih yang mahal—dan menghentikan potensi lalu lintas dari 'layanan ke jalan' yang dilihat oleh Veteran Aid," papar Milroy, seperti dikutip The Mirror, Minggu (6/8/2023).

Kementerian Pertahanan, melalui seorang juru bicaranya, mengatakan: “Kami dengan tegas menegakkan kebijakan tanpa toleransi terhadap penggunaan narkoba. Konsumsi narkoba di angkatan bersenjata Inggris tetap rendah dan jauh di bawah rata-rata nasional.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved