Pameran China di Tunisia Diduga Sembunyikan Pelanggaran HAM Masyarakat Tibet
Minggu, 06 Agustus 2023 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Sesuai laporan kantor berita DW, rencana kerja Administrasi Warisan Budaya Nasional China untuk 2016-2020 adalah memiliki satu museum untuk setiap 250.000 orang yang dibangun pada 2020.
Kembali ke Tunisia, keberhasilan pameran dalam membangkitkan minat warga lokal dan mempromosikan pemandangan indah Qinghai dapat semakin meningkatkan pariwisata ke wilayah tersebut.
Sementara pariwisata dapat membawa manfaat ekonomi di Qinghai, sektor tersebut juga dapat secara tidak sengaja berkontribusi pada eksploitasi sumber daya lokal dan pengenceran identitas budaya asli.
Di saat pameran China berikutnya akan digelar Maroko, masih ada kekhawatiran tentang bagaimana acara semacam itu berkontribusi pada strategi PKC yang lebih besar dalam mempromosikan citra Tibet yang menyimpang, dan di waktu bersamaan mengalihkan perhatian dari masalah HAM mendesak yang dihadapi orang-orang Tibet.
Warga Tibet di pengasingan telah melakukan perlawanan berani dalam menentang kekeliruaan representasi masa lalu mereka oleh China.
Berbeda dari museum China, Museum Tibet di Dharamshala, India, merupakan "museum yang dibuat oleh dan untuk orang Tibet" dengan tujuan "menantang representasi Tibet beserta warganya yang selama ini ditampilkan di museum-museum China" dan di tempat lain.
Museum Tibet di Dharamshala menceritakan "cerita berbeda”. Tibet di museum tersebut "memiliki masa lalu, masa kini, dan masa depan," tidak seperti museum-museum China yang dikemas dengan tontonan yang menceritakan kisah mengenai rasa sakit, kemarahan, dan pengkhianatan.
Kembali ke Tunisia, keberhasilan pameran dalam membangkitkan minat warga lokal dan mempromosikan pemandangan indah Qinghai dapat semakin meningkatkan pariwisata ke wilayah tersebut.
Sementara pariwisata dapat membawa manfaat ekonomi di Qinghai, sektor tersebut juga dapat secara tidak sengaja berkontribusi pada eksploitasi sumber daya lokal dan pengenceran identitas budaya asli.
Di saat pameran China berikutnya akan digelar Maroko, masih ada kekhawatiran tentang bagaimana acara semacam itu berkontribusi pada strategi PKC yang lebih besar dalam mempromosikan citra Tibet yang menyimpang, dan di waktu bersamaan mengalihkan perhatian dari masalah HAM mendesak yang dihadapi orang-orang Tibet.
Warga Tibet di pengasingan telah melakukan perlawanan berani dalam menentang kekeliruaan representasi masa lalu mereka oleh China.
Berbeda dari museum China, Museum Tibet di Dharamshala, India, merupakan "museum yang dibuat oleh dan untuk orang Tibet" dengan tujuan "menantang representasi Tibet beserta warganya yang selama ini ditampilkan di museum-museum China" dan di tempat lain.
Museum Tibet di Dharamshala menceritakan "cerita berbeda”. Tibet di museum tersebut "memiliki masa lalu, masa kini, dan masa depan," tidak seperti museum-museum China yang dikemas dengan tontonan yang menceritakan kisah mengenai rasa sakit, kemarahan, dan pengkhianatan.
(mas)
Lihat Juga :