Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia Gempur Perusahaan Aeronautika Ukraina

Minggu, 06 Agustus 2023 - 07:57 WIB
loading...
Rudal Hipersonik Kinzhal...
Ilustrasi serangan rudal hipersonik Kinzhal Rusia. Senjata jenis ini telah menyerang perusahaan aeronautika Ukraina, Motor Sich. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A A A
KYIV - Serangan rudal hipersonik Kinzhal Rusia menghantam fasilitas perusahaan aeronautika Ukraina; Motor Sich, pada Sabtu. Serangan ini dikecam Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidatonya semalam.

“Hari ini ada serangan rudal Rusia lainnya terhadap negara kami. Kinzhal, Kalibr. Mereka menghantam Motor Sich di dekat Khmelnytskyi," kata Zelensky, seperti dikutip dari AFP, Minggu (6/8/2023).

Kinzhal merupakan rudal hipersonik yang pertama kali digunakan Rusia dalam perang nyata di Ukraina. Misil ini dirancang untuk menghindari sistem pertahanan udara.

Sedangkan Kalibr merupakan rudal jelajah yang diandalkan Moskow selama invasinya.

Baca Juga: Ukraina Hujani Donetsk dengan Bom Tandan, Picu Kebakaran 3 Distrik

Motor Sich, yang membuat mesin pesawat dan helikopter serta komponen lainnya berjarak sekitar 300 kilometer (190 mil) di sebelah barat daya Kyiv.

Motor Sich termasuk di antara perusahaan strategis yang diambil alih oleh Kementerian Pertahanan Ukraina pada November lalu.

Meski rudal hipersonik Kinzhal dirancang untuk menghindari sistem pertahanan udara, namun Zelensky mengeklaim bahwa pasukan Ukraina berhasil menembak jatuh beberapa misil canggih Rusia tersebut.

Wilayah Khmelnytskyi, yang berjarak ratusan kilometer dari garis depan pertempuran di timur Ukraina, sering menjadi sasaran serangan Rusia. Wilayah ini adalah rumah bagi pangkalan udara utama Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved