Pasukan Khusus Dibunuh, Polisi Serbu Geng Narkoba Tewaskan 43 Orang

Kamis, 03 Agustus 2023 - 14:17 WIB
loading...
Pasukan Khusus Dibunuh,...
Pasukan polisi Brasil menyerbu geng-geng narkoba selama berhari-hari setelah personel pasukan khusus tewas dibunuh. Operasi polisi ini menewaskan 43 orang. Foto/REUTERS
A A A
BRASILIA - Sekitar 43 orang tewas dalam penyerbuan pasukan polisi terhadap geng narkoba di berbagai wilayah di Brasil. Penyerbuan selama sepekan ini sebagai respons setelah personel polisi pasukan khusus dibunuh.

Pasukan polisi pada hari Rabu menyerbu favela—lingkungan kelas pekerja—dan melepaskan tembakan saat ketegangan meningkat.

Menteri Kehakiman Brasil Flavio Dino mengkritik respons polisi, menyebutnya tidak sebanding dengan kejahatan yang dilakukan oleh mereka yang menjadi target.

Baca Juga: Viral, Kartel Narkoba Todong Pistol ke Kepala Wanita Bar dan Peras Uangnya

Pada hari Rabu, lebih dari 3.000 anak tidak dapat bersekolah di Rio de Janeiro setelah terpaksa ditutup karena operasi polisi. Satu penggerebekan di sana, di clusterfavela, menyebabkan kematian sedikitnya 10 orang.

Sebelumnya, 14 orang tewas dalam bentrokan selama lima hari penggerebekan polisi di negara bagian São Paulo, yang dijuluki Operation Shield. Di negara bagian timur laut Bahia, para pejabat mengatakan 19 orang tewas sejak operasi Jumat pekan lalu.

Sebanyak 58 orang ditangkap selama operasi di negara bagian São Paulo, yang dimulai setelah seorang petugas polisi pasukan khusus tewas dibunuh pada hari Kamis pekan lalu di kota pesisir Guarujá.

Media lokal melaporkan petugas menyita 385 kg narkotika, serta senjata.

Namun, Instituto Marielle Franco—sebuah organisasi non-pemerintah yang dinamai politisi Marielle Franco yang dibunuh pada tahun 2018—secara terbuka mengkritik peristiwa terbaru tersebut.

"Pembantaian berulang," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip The Mirror, Kamis (3/8/2023).

Franco adalah anggota dewan yang blakblakan yang mengkritik penggerebekan polisi yang sering mematikan di kota-kota kumuh yang padat penduduk atau favela.

Taliria Petrone, anggota legislatif negara bagian Rio de Janeiro, juga mengutuk operasi polisi tersebut.

"Tidak ada penjelasan bagi negara untuk terus mengubah kehidupan di favela menjadi neraka seperti ini," katanya.

Tapi polisi berdalih operasi dilancarkan setelah informasi intelijen menyatakan bahwa pertemuan para pemimpin geng narkoba akan berlangsung. Polisi mengatakan Rio de Janeiro adalah salah satu negara bagian paling kejam di Brasil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved