Pelaku Penembakan Massal di Sinagoga Pittsburgh Dijatuhi Hukuman Mati

Kamis, 03 Agustus 2023 - 01:28 WIB
loading...
A A A
Bowers (50) dinyatakan bersalah pada 16 Juni dari semua 63 dakwaan terhadapnya atas penembakan massal. Dua puluh dua dari dakwaan itu adalah pelanggaran berat. Juri selanjutnya menemukan dia memenuhi syarat untuk hukuman mati pada 13 Juli, memindahkan persidangan ke tahap hukuman ketiga dan terakhir.

Fase akhir uji coba berfokus pada faktor-faktor yang memberatkan dan meringankan yang berpotensi berlaku untuk Bowers. Jaksa berpendapat Bowers melakukan pembunuhan karena kebenciannya terhadap orang Yahudi dan menyoroti kesaksian dari anggota keluarga korban yang berbicara tentang orang yang mereka cintai serta kurangnya penyesalan Bowers tentang tindakannya.

"Dia mengubah Sabat Yahudi biasa menjadi penembakan massal antisemit terburuk dalam sejarah AS, dan dia bangga akan hal itu," kata Jaksa Penuntut AS Eric Olshan dalam argumen penutup pada Senin.

“Ini adalah kasus yang membutuhkan hukuman paling berat di bawah hukum – hukuman mati,” ujarnya.

Pembelaan Bowers menekankan masalah masa kecil dan kesehatan mentalnya yang sulit, termasuk apa yang mereka katakan sebagai sistem kepercayaan delusi dan diagnosis skizofrenia serta epilepsi.

“Anda meminta pertanggungjawaban Rob Bowers. Anda telah memvonisnya atas 63 dakwaan. Anda telah menemukan dia memenuhi syarat untuk hukuman juri. Sekarang kami meminta Anda untuk memilih hidup dan bukan mati,” kata pengacara Bowers, Judy Clarke, Senin.

Juri dengan suara bulat menemukan kelima faktor yang memberatkan jaksa yang diajukan dalam fase persidangan ini terbukti. Pembela mengajukan 115 faktor yang meringankan, dan sementara juri setuju dengan beberapa elemen yang lebih faktual, mereka menolak beberapa argumen utama pembela.

Baca Juga: Penembak Massal di Kelab Malam LGBT Ini Dihukum Penjara 2.208 Tahun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved