Ada apa di Balik Dukungan Irlandia untuk Palestina?

Senin, 31 Juli 2023 - 08:23 WIB
loading...
A A A
Masih ada dukungan yang cukup besar untuk Israel di Irlandia pada saat perang tahun 1967, tetapi kesadaran yang berkembang tentang nasib pengungsi Palestina, di samping pekerjaan amal Irlandia, dan kelompok hak-hak sipil di Palestina, mulai mengubah opini publik.

“Aktivisme yang terorganisasi dan termobilisasi atas nama Palestina benar-benar – relatif per kapita – lebih tinggi di Irlandia daripada di Inggris atau Jerman, atau banyak, banyak negara Uni Eropa,” kata Miller.

Perilaku Israel selama Perang Saudara Lebanon, di mana 30.000 tentara Irlandia bertugas sebagai penjaga perdamaian, semakin memperburuk sikap Dublin.

Kematian sejumlah tentara Irlandia di tangan Israel dan pasukan perwakilannya menjadi salah satu alasan Dublin tidak membuka kedutaan Israel hingga tahun 1993.

Irlandia adalah anggota pertama komunitas Eropa yang mengakui Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada tahun 1980, dengan yang lainnya mengikuti beberapa bulan kemudian, dan menjadi pendukung kuat untuk solusi dua negara, menjadi tuan rumah dan pertemuan dengan Yasser Arafat pada beberapa kesempatan, terkadang untuk kemarahan pemerintah Israel.

Seperti banyak orang Palestina, Aljamal Phelan mengkritik Arafat, tetapi memahami kekuatannya sebagai simbol.

“Ada sambutan yang luar biasa untuknya (di Dublin). Dia diperlakukan sebagai pejuang kemerdekaan,” katanya.

Meskipun Irlandia tidak pernah melanggar kebijakan luar negeri Uni Eropa dan masih secara resmi mendukung solusi dua negara yang ditetapkan dalam Kesepakatan Oslo, para pemimpin dari seluruh spektrum politik Irlandia mengkritik tajam kebijakan pemukiman Israel, pelanggaran hak asasi manusia dan merusak proses perdamaian.

Kritik mereka semakin berkembang karena solusi dua negara tampaknya semakin gagal dan karena UE disibukkan dengan masalah kebijakan luar negeri lainnya.

Hasilnya adalah hubungan diplomatik yang sering retak dengan Israel.

Kementerian luar negerinya menggambarkan mosi pendudukan pada 2021 sebagai "satu sisi", dan pada 2018 mengecam RUU Wilayah Pendudukan sebagai "undang-undang anti-Israel paling ekstrem di Eropa".

Irlandia tidak mungkin menjadi pemain penting di panggung internasional, tetapi Boyne dari Sinn Fein percaya bahwa pemerintah Irlandia dapat menggunakan pengaruhnya di dalam UE dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang saat ini duduk di Dewan Keamanan, untuk meyakinkan negara-negara lain bahwa aneksasi adalah kenyataan dan bahwa Israel harus menghadapi konsekuensi karena melanggar hak-hak rakyat Palestina.

“Sekarang saatnya untuk UE,” katanya. “Sudah saatnya negara-negara lain di dunia mengambil sikap menentang sistem apartheid yang dilakukan Israel," sambungnya.

“Kami berharap bahwa kami telah menetapkan arah bagi negara lain untuk mengikutinya,” tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
Spanyol Berharap Jumpa...
Spanyol Berharap Jumpa Argentina di Final, Lamine Yamal: Saya Ingin Lawan Messi
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved