Terungkap, Ukraina Gunakan Roket Korut Buat Serang Pasukan Rusia
Sabtu, 29 Juli 2023 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Wartawan untuk Getty Images dan Radio Free Europe/Radio Liberty memotret pasukan Ukraina yang memiliki amunisi Korut di wilayah Zaporizhzhia selatan pada akhir Juni dan awal bulan ini, tetapi tidak mengidentifikasi bahwa amunisi itu berasal dari Korut.
Tentara Ukraina mengatakan roket-roket itu telah "disita" dari sebuah kapal oleh negara "sahabat" sebelum dikirim ke Ukraina. Mereka menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.
Kementerian pertahanan Ukraina menyarankan roket diambil dari pasukan Rusia.
“Kami menangkap tank mereka, kami menyita peralatan mereka dan sangat mungkin ini juga hasil dari tentara Ukraina yang berhasil melakukan operasi militer,” kata penasihat Menteri Pertahanan Ukraina, Yuriy Sak.
“Rusia telah berbelanja berbagai jenis amunisi di semua jenis tirani, termasuk Korea Utara dan Iran,” tambahnya.
Sebelumnya pada bulan Maret, Gedung Putih mengklaim memiliki bukti bahwa Moskow sedang bernegosiasi dengan Pyongyang untuk menukar senjata dengan makanan.
Baca Juga: AS: Rusia Tawarkan Makanan ke Korea Utara untuk Dapatkan Senjata
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby juga menuduh Pyongyang menjual roket dan rudal kepada kelompok Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin pada puncak pertempuran Bakhmut, invasi Rusia yang terpanjang dan paling berdarah. Namun Prigozhin menepis tuduhan itu sebagai "gosip dan spekulasi".
Tentara Ukraina mengatakan roket-roket itu telah "disita" dari sebuah kapal oleh negara "sahabat" sebelum dikirim ke Ukraina. Mereka menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.
Kementerian pertahanan Ukraina menyarankan roket diambil dari pasukan Rusia.
“Kami menangkap tank mereka, kami menyita peralatan mereka dan sangat mungkin ini juga hasil dari tentara Ukraina yang berhasil melakukan operasi militer,” kata penasihat Menteri Pertahanan Ukraina, Yuriy Sak.
“Rusia telah berbelanja berbagai jenis amunisi di semua jenis tirani, termasuk Korea Utara dan Iran,” tambahnya.
Sebelumnya pada bulan Maret, Gedung Putih mengklaim memiliki bukti bahwa Moskow sedang bernegosiasi dengan Pyongyang untuk menukar senjata dengan makanan.
Baca Juga: AS: Rusia Tawarkan Makanan ke Korea Utara untuk Dapatkan Senjata
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby juga menuduh Pyongyang menjual roket dan rudal kepada kelompok Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin pada puncak pertempuran Bakhmut, invasi Rusia yang terpanjang dan paling berdarah. Namun Prigozhin menepis tuduhan itu sebagai "gosip dan spekulasi".
Lihat Juga :