Trump ingin Biden Dimakzulkan, Kubu Republik Mendukung

Kamis, 27 Juli 2023 - 17:01 WIB
loading...
A A A
"Mereka memakzulkan saya melalui panggilan telepon 'sempurna', dan mereka tidak memakzulkan Biden," ujar Trump memposting online dengan huruf kapital pekan ini, menyebut presiden saat ini "korup".

Pekan lalu, di balai kota Fox News di Iowa, Trump mengungkapkan keluhan serupa dengan menanyakan, “Mengapa mereka tidak memakzulkan Biden? ... Mengapa dia tidak didakwa?”

DPR Republik di berbagai komite sedang menyelidiki keluarga Biden dan menyarankan presiden mungkin telah mengetahui atau terlibat dalam pekerjaan putranya Hunter Biden, terutama ketika Hunter Biden bertugas di dewan perusahaan energi Ukraina, Burisma.

Partai Republik di Kongres menunjuk pada kesaksian dari dua pelapor IRS yang bersaksi pekan lalu bahwa Departemen Kehakiman memperlambat penyelidikan mereka ke keluarga Biden, klaim yang ditolak oleh agensi tersebut.

Partai Republik juga secara terbuka merilis apa yang dikatakan FBI sebagai informasi yang tidak diverifikasi dari seorang informan rahasia yang menuduh pembayaran Burisma kepada keluarga Biden sebagai suap, meskipun dokumen lain menunjukkan pejabat tinggi perusahaan yang membantah pembayaran apa pun telah dilakukan.

Hunter Biden telah setuju mengaku bersalah atas tuduhan pelanggaran ringan penghindaran pajak yang berasal dari penyelidikan federal, tetapi kesepakatan itu dibatalkan pada Rabu ketika seorang hakim mengajukan pertanyaan tentang hal itu.

“Aku sudah cukup melihat. Kami membutuhkan penasihat khusus yang memiliki yurisdiksi atas setiap dan semua penyelidikan keluarga Biden,” ungkap Chris Christie, saingan Trump lainnya dalam pemilihan 2024, di media sosial.

Gedung Putih menolakmenjawab pertanyaan khusus tentang penyelidikan pemakzulan Partai Republik terhadap Biden.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Selat Hormuz Tegang...
Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
Rekomendasi
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved