Saudi: Penting bagi Jamaah Haji untuk Ikuti Protokol Kesehatan
Selasa, 28 Juli 2020 - 20:32 WIB
loading...
Presiden Jenderal Masjidil Haram dan Urusan Masjid Nabi, Syekh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais mengatakan, penting bagi seluruh jamaah haji untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Foto/REUTERS
A
A
A
MAKKAH - Presiden Jenderal Masjidil Haram dan Urusan Masjid Nabi, Syekh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais mengatakan, penting bagi seluruh jamaah haji untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Karena pandemi Covid-19, haji tahun ini terbatas untuk sekitar 1.000 jamaah, semuanya dari dalam Arab Saudi , sekitar 700 di antaranya adalah ekspatriat.
Syekh Abdulrahman, seperti dilansir Saudi Press Agency pada Selasa (28/7/2020), menuturkan Islam adalah agama yang mewujudkan aturan yang tegas dalam melindungi dan menjaga kesehatan manusia.
"Penting bagi jamaah mengikuti langkah-langkah pencegahan dan pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk keselamatan jamaah dan pengunjung tempat-tempat suci," ucapnya.
( Baca juga: Perjalanan Umrah Kini Bebas PPN 1% )
Dia menyebut sejumlah langkah, termasuk bahwa setiap orang tidak boleh membiarkan dirinya terkena penyakit, menghindari polusi, termasuk air mengalir yang tercemar dan segala sesuatu yang merusak kesehatan, mengikuti moderasi dalam segala hal dan memperhatikan obat-obatan, dan kesehatan mental.
Sementara itu, sebelumnya Kementerian Kesehatan Saudi menyebutkan jamaah haji tahun ini yang mendapatkan prioritas adalah para praktisi kesehatan dan prajurit yang berhasil sembuh dari Covid-19. Tentu mereka yang terpilih akan menambah kedalaman religiusnya karena ibadah haji tahun ini sangat terbatas.
Jurnalis dari media asing dilarang mengikuti ibadah haji tahun ini. Hal ini berbeda dibanding pada kondisi normal. Haji adalah momen akbar sehingga media dari berbagai negara tak melewatkannya begitu saja. Pemerintah Saudi juga memberlakukan akses yang lebih ketat untuk bisa memasuki Kota Mekkah dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah pandemi virus Corona.
( Baca juga: DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan )
Sesuai dengan protokol kesehatan yang diumumkan pemerintah Saudi, semua jamaah diwajibkan mengenakan masker selama ritual haji. Selama ritual berlangsung, otoritas Saudi hanya membolehkan khusus jamaah haji yang bisa memasuki Masjidil Haram dan lokasi perhajian lainnya.
Protokol kesehatan yang diumumkan Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Saudi menyebutkan, jamaah juga diwajibkan menjaga jarak selama prosesi ibadah. Selain itu, yang membedakan dengan tahun sebelumnya, semua jamaah juga tidak diizinkan untuk menyentuh Kakbah.
Syekh Abdulrahman, seperti dilansir Saudi Press Agency pada Selasa (28/7/2020), menuturkan Islam adalah agama yang mewujudkan aturan yang tegas dalam melindungi dan menjaga kesehatan manusia.
"Penting bagi jamaah mengikuti langkah-langkah pencegahan dan pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk keselamatan jamaah dan pengunjung tempat-tempat suci," ucapnya.
( Baca juga: Perjalanan Umrah Kini Bebas PPN 1% )
Dia menyebut sejumlah langkah, termasuk bahwa setiap orang tidak boleh membiarkan dirinya terkena penyakit, menghindari polusi, termasuk air mengalir yang tercemar dan segala sesuatu yang merusak kesehatan, mengikuti moderasi dalam segala hal dan memperhatikan obat-obatan, dan kesehatan mental.
Sementara itu, sebelumnya Kementerian Kesehatan Saudi menyebutkan jamaah haji tahun ini yang mendapatkan prioritas adalah para praktisi kesehatan dan prajurit yang berhasil sembuh dari Covid-19. Tentu mereka yang terpilih akan menambah kedalaman religiusnya karena ibadah haji tahun ini sangat terbatas.
Jurnalis dari media asing dilarang mengikuti ibadah haji tahun ini. Hal ini berbeda dibanding pada kondisi normal. Haji adalah momen akbar sehingga media dari berbagai negara tak melewatkannya begitu saja. Pemerintah Saudi juga memberlakukan akses yang lebih ketat untuk bisa memasuki Kota Mekkah dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah pandemi virus Corona.
( Baca juga: DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan )
Sesuai dengan protokol kesehatan yang diumumkan pemerintah Saudi, semua jamaah diwajibkan mengenakan masker selama ritual haji. Selama ritual berlangsung, otoritas Saudi hanya membolehkan khusus jamaah haji yang bisa memasuki Masjidil Haram dan lokasi perhajian lainnya.
Protokol kesehatan yang diumumkan Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Saudi menyebutkan, jamaah juga diwajibkan menjaga jarak selama prosesi ibadah. Selain itu, yang membedakan dengan tahun sebelumnya, semua jamaah juga tidak diizinkan untuk menyentuh Kakbah.
(esn)
Lihat Juga :