Terungkap, Rusia Bombardir Odesa dengan Rudal Pembunuh Kapal Induk dalam Jumlah Tak Wajar

Rabu, 26 Juli 2023 - 11:09 WIB
loading...
A A A
"Jenis rudal ini menyebabkan korban manusia terbesar, karena rudal itu sangat tidak akurat," kata kantor kejaksaan umum Ukraina dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada The New York Times.

Pada bulan Januari, rudal Kh-22 menghantam bangunan perumahan di Dnipro, sebuah kota di Ukraina tengah, menewaskan banyak orang. Tidak ada indikasi bahwa perumahan tersebut adalah target yang sah.

Yuriy Ihnat, juru bicara militer Ukraina, mengatakan bahwa rudal Kh-22 yang menghantam sebuah blok apartemen dirancang untuk menghancurkan kelompok kapal induk di laut. "Tidak ada penjelasan atau pembenaran untuk menggunakannya untuk menyerang kota berpenduduk padat," katanya.

Namun serangan semacam ini telah terjadi berulang kali sepanjang perang.

Dalam serangan lain pada Juni 2022, Kh-22 digunakan dalam serangan di pusat perbelanjaan Amstor di Kremenchuk, tempat kebakaran menyebar setelah serangan awal. Serangan mengerikan terhadap sasaran sipil menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai hampir 60 lainnya.

Intelijen Barat melaporkan bahwa jumlah tidak wajar dari rudal destruktif ini diluncurkan ke Odesa dan daerah sekitarnya dapat menunjukkan keputusasaan atau ketidakpedulian Rusia untuk mencapai target yang dimaksudkan.

Seperti yang dikatakan seorang ahli rudal sebelumnya kepada Insider tentang Rusia yang menggunakan Kh-22 melawan kota-kota Ukraina, mungkin saja "kekejaman adalah intinya".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved