Xi Jinping Dilaporkan Desak Militer China Bersiap untuk Perang dengan Barat
Rabu, 26 Juli 2023 - 01:08 WIB
loading...
Presiden Xi Jinping dilaporkan mendesak militer China mempersiapkan diri untuk perang dengan Barat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BEIJING - Presiden Xi Jinping mengatakan dengan kondisi China yang "bangkit" dan Barat yang "menurun", Beijing harus bersiap untuk pecahnya perang antara kedua belah pihak. Hal itu diungkapkan Xi kepada para pemimpin militer pada pertemuan tahun 2020 . Hal itu dilaporkan Kyodo News Jepang pada awal pekan ini.
Mengutip dokumen dari pertemuan Desember 2020 antara Xi Jinping dan Komisi Militer Pusat Partai Komunis China, outlet Jepang tersebut mengklaim bahwa Xi menyatakan “Timur bangkit dan Barat menurun.”
Di tengah perimbangan kekuatan yang bergeser ini, Xi memperkirakan bahwa konflik lokal dapat pecah dan meluas, meskipun ia diduga mengesampingkan kemungkinan perang dunia ketiga. Tidak jelas dari mana Xi melihat konflik seperti itu berasal, tetapi Kyodo News menyatakan bahwa dia memandang Taiwan sebagai kemungkinan titik api.
Baca Juga: Sengitnya Persaingan Jet Siluman AS vs China: Produksi F-35 Turun Jadi 50, J-20 Melonjak 120
Dilansir dari Russia Today, Rabu (26/7/2023), dokumen-dokumen tersebut dilaporkan disusun setelah pertemuan tahun 2020 dan dikeluarkan untuk komandan dan pejabat partai China musim panas lalu. Pada saat itu, Rusia sedang berperang melawan apa yang disebut Presiden Vladimir Putin sebagai "seluruh mesin militer Barat" di Ukraina, dan ketegangan antara AS dengan China atas Taiwan telah mencapai titik didih karena desakan berulang kali dari Presiden AS Joe Biden bahwa dia akan mempertahankan pulau yang diklaim China dengan kekuatan militer.
Pada saat pertemuan Xi, operasi militer Rusia di Ukraina masih lebih dari satu tahun lagi, dan meskipun presiden AS saat itu Donald Trump mengobarkan perang dagang melawan Beijing, hubungan antara kedua negara adidaya tersebut belum mencapai titik nadir seperti yang mereka alami di bawah pemerintahan Biden.
Terlepas dari itu, Xi dilaporkan menekankan perlunya militer China untuk mempersiapkan pecahnya perang dan reaksi berantainya, dan memerintahkan para komandan untuk selalu siap berperang untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional China.
Mengutip dokumen dari pertemuan Desember 2020 antara Xi Jinping dan Komisi Militer Pusat Partai Komunis China, outlet Jepang tersebut mengklaim bahwa Xi menyatakan “Timur bangkit dan Barat menurun.”
Di tengah perimbangan kekuatan yang bergeser ini, Xi memperkirakan bahwa konflik lokal dapat pecah dan meluas, meskipun ia diduga mengesampingkan kemungkinan perang dunia ketiga. Tidak jelas dari mana Xi melihat konflik seperti itu berasal, tetapi Kyodo News menyatakan bahwa dia memandang Taiwan sebagai kemungkinan titik api.
Baca Juga: Sengitnya Persaingan Jet Siluman AS vs China: Produksi F-35 Turun Jadi 50, J-20 Melonjak 120
Dilansir dari Russia Today, Rabu (26/7/2023), dokumen-dokumen tersebut dilaporkan disusun setelah pertemuan tahun 2020 dan dikeluarkan untuk komandan dan pejabat partai China musim panas lalu. Pada saat itu, Rusia sedang berperang melawan apa yang disebut Presiden Vladimir Putin sebagai "seluruh mesin militer Barat" di Ukraina, dan ketegangan antara AS dengan China atas Taiwan telah mencapai titik didih karena desakan berulang kali dari Presiden AS Joe Biden bahwa dia akan mempertahankan pulau yang diklaim China dengan kekuatan militer.
Pada saat pertemuan Xi, operasi militer Rusia di Ukraina masih lebih dari satu tahun lagi, dan meskipun presiden AS saat itu Donald Trump mengobarkan perang dagang melawan Beijing, hubungan antara kedua negara adidaya tersebut belum mencapai titik nadir seperti yang mereka alami di bawah pemerintahan Biden.
Terlepas dari itu, Xi dilaporkan menekankan perlunya militer China untuk mempersiapkan pecahnya perang dan reaksi berantainya, dan memerintahkan para komandan untuk selalu siap berperang untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional China.
Lihat Juga :