Tak Takut Digertak Jet Tempur Siluman F-35 AS, Iran Unjuk Kekuatan

Selasa, 25 Juli 2023 - 02:31 WIB
loading...
Tak Takut Digertak Jet...
Iran gelar latihan tempur Angkatan Udara sebagai unjuk kekuatan ketika AS sedang mengerahkan banyak jet tempur, termasuk F-35, ke kawasan Teluk Persia. Foto/IRNA
A A A
TEHERAN - Iran pada hari Minggu memulai latihan tempur Angkatan Udara sebagaiunjuk kekuatan ketika Amerika Serikat (AS) sedang mengirim lebih banyak pesawat militer ke Teluk Persia, termasuk F-16 dan jet tempur siluman F-35.

Militer Amerika sebelumnya blakblakan bahwa pengerahan jet-jet tempurnya sebagai pesan untuk Teheran, yakni untuk mencegah Iran merebut kapal-kapal tanker minyak di wilayah Teluk Persia. Selain jet tempur, Washington juga mengirim kapal perang.

Kantor berita IRNA pada Senin (24/7/2023) melaporkan 11 pangkalan Angkatan Udara Iran berpartisipasi dalam latihan tempur tersebut, yang dijuluki Fadaeian Velyat-11 atau Pemuja Pemimpin Tertinggi-11.

Disebutkan pula bahwa sebuah pangkalan udara di pelabuhan selatan Bandar Abbas di mulut Selat Hormuz yang strategis aktif dalam latihan itu.

Baca Juga: Iran Tak Takut Digertak F-35 dan Kapal Perang AS, Begini Respons Teheran

Selat Hormuz adalah mulut sempit Teluk Persia yang dilalui 20% dari lalu lintas minyak mentah dunia.

Laporan IRNA mengatakan lebih dari 90 pesawat tempur, pesawat pengebom dan drone akan berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Kepala Angkatan Udara Jenderal Hamid Vahedi mengatakan pesan latihan tempur ini adalah salah satu persahabatan, perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut.

“Keamanan berkelanjutan, meningkatkan dan membina hubungan regional, hidup berdampingan secara damai dan mempertahankan perbatasan udara menjadi agenda,” katanya.

Dari waktu ke waktu Iran mengadakan latihan semacam itu dan mengatakan manuver dirancang untuk menilai kesiapan tempur pasukan serta menunjukkan kemampuan militer negara tersebut.

AS pekan lalu mengatakan sedang mengirim jet tempur tambahan ke Selat Hormuz dan Teluk Oman untuk meningkatkan keamanan setelah upaya Iran merebut kapal komersial di sana.

Pentagon mengatakan kapal perusak USS Thomas Hudner dan sejumlah jet tempur F-35 sedang menuju ke wilayah tersebut. USS Thomas Hudner telah berada di Laut Merah.

Langkah AS dilakukan setelah Iran pada awal Juli mencoba merebut dua kapal tanker minyak; TRF Moss yang berbendera Kepulauan Marshall dan Richmond Voyager yang berbendera Bahama, di dekat selat minggu lalu, melepaskan tembakan ke salah satu dari mereka.

Angkatan Laut AS mengatakan dalam kedua kejadian itu kapal-kapal Angkatan Laut Iran mundur ketika kapal perusak berpeluru kendali; USS McFaul, tiba di tempat kejadian.

Angkatan Laut AS mengatakan Iran telah menyita setidaknya lima kapal komersial dalam dua tahun terakhir dan telah melecehkan lebih dari selusin lainnya. Banyak konfrontasi terjadi di dalam dan sekitar Selat Hormuz.

Barat menuduh Iran menggunakan kapal komersial yang disita sebagai alat tawar-menawar.

Iran membantah tuduhan itu dengan mengatakan pihaknya menyita kapal-kapal itu setelah bertabrakan dengan kapal-kapal lokal dan mencemari jalur air.

Ketegangan terus meningkat sejak pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015 dengan kekuatan dunia dan memulihkan sanksi yang melumpuhkan.

Iran telah menanggapi dengan meningkatkan aktivitas program nuklirnya—yang diklaim murni untuk tujuan damai—dan juga menyediakan drone ke Rusia untuk perangnya melawan Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Berita Terkini
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved