Viral! Ribuan Ikan Penis Terdampar di Pantai, Jadi Rebutan Para Nelayan
Sabtu, 22 Juli 2023 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip news.com.au, Sabtu (22/7/2023), para nelayan lokal berbondong-bondong ke pantai untuk mengumpulkan ikan penis, yang mereka gunakan sebagai umpan terutama saat memancing ikan bass.
Juga dikenal sebagai "cacing penjaga lemak", makhluk ini membuat liang berbentuk U di dasar laut yang tersisa untuk hewan lain untuk bergerak—karena itulah moniker mereka.
Bukti fosil liang mereka menunjukkan urechis unicinctus telah ada selama sekitar 300 juta tahun. Sebaliknya, manusia baru ada sekitar 200.000 tahun.
Makhluk ini, yang dimangsa oleh ikan yang lebih besar seperti hiu, burung camar, dan berang-berang, dapat hidup hingga 25 tahun.
Meski terlihat agak aneh, cacing laut sangat dicari di Asia, di mana diyakini memiliki khasiat obat.
Di Korea Selatan, Jepang, dan China, misalnya, cacing laut ini dimakan mentah dengan garam dan minyak wijen. Rasanya digambarkan ringan dan teksturnya mirip dengan kerang.
Juga dikenal sebagai "cacing penjaga lemak", makhluk ini membuat liang berbentuk U di dasar laut yang tersisa untuk hewan lain untuk bergerak—karena itulah moniker mereka.
Bukti fosil liang mereka menunjukkan urechis unicinctus telah ada selama sekitar 300 juta tahun. Sebaliknya, manusia baru ada sekitar 200.000 tahun.
Makhluk ini, yang dimangsa oleh ikan yang lebih besar seperti hiu, burung camar, dan berang-berang, dapat hidup hingga 25 tahun.
Meski terlihat agak aneh, cacing laut sangat dicari di Asia, di mana diyakini memiliki khasiat obat.
Di Korea Selatan, Jepang, dan China, misalnya, cacing laut ini dimakan mentah dengan garam dan minyak wijen. Rasanya digambarkan ringan dan teksturnya mirip dengan kerang.
Lihat Juga :