Pabrik Pfizer di North Carolina Hancur Lebur Dihantam Tornado

Kamis, 20 Juli 2023 - 08:20 WIB
loading...
A A A
Phoenix, kota gurun berpenduduk lebih dari 1,6 juta orang, telah membuat rekor terpisah pada Selasa di antara kota-kota AS dengan menandai 19 hari berturut-turut suhu 110 derajat Fahrenheit (43,3 Celcius) atau lebih.

“Tidak ada kota besar lainnya, yang didefinisikan sebagai 25 kota terpadat di AS, yang memiliki bentangan 110 derajat (43,3 Celcius) hari atau 90 derajat (32,2 Celcius) malam lebih lama dari Phoenix,” ungkap sejarawan cuaca Christopher Burt dari Perusahaan Cuaca.

Pada Selasa, suhu Phoenix mencapai 117 derajat (47,2 Celcius) pada pukul 3 sore. Banyak penduduk terkurung di dalam ruangan, mengubah kota metropolis yang biasanya semarak menjadi kota hantu.

Di seluruh negeri, Miami menandai hari ke-16 berturut-turut dengan indeks panas lebih dari 105 derajat Fahrenheit (40-plus Celcius). Rekor sebelumnya adalah lima hari pada Juni 2019.

"Dan itu hanya terlihat meningkat saat kita menuju bagian akhir pekan ini dan akhir pekan," ujar Cameron Pine, ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional.

Wilayah ini juga mengalami 38 hari berturut-turut dengan ambang indeks panas 100 derajat Fahrenheit (38 Celcius).

"Dan selain itu kita memiliki suhu permukaan laut yang sangat hangat lima sampai tujuh derajat Fahrenheit lebih hangat dari biasanya ... benar-benar tidak ada bantuan langsung yang terlihat," papar Pine.

Perubahan iklim yang disebabkan manusia dan El Nino yang baru terbentuk bergabung untuk memecahkan rekor panas di seluruh dunia, menurut para ilmuwan.

Seluruh dunia telah mendidih hingga mencapai rekor panas pada bulan Juni dan Juli. Hampir setiap hari di bulan ini, suhu rata-rata global lebih hangat daripada hari terpanas tidak resmi yang tercatat sebelum 2023, menurut Climate Reanalyzer dari University of Maine.

Ilmuwan atmosfer mengatakan pemanasan global yang bertanggung jawab atas panas yang tak henti-hentinya di Barat Daya juga membuat curah hujan ekstrem semacam ini menjadi kenyataan yang lebih sering terjadi, karena awan menahan lebih banyak kelembapan saat suhu naik, mengakibatkan badai yang lebih merusak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved