Profil Presiden Belarusia Alexander Lukashenko: Sobat Putin, Penampung Wagner

Kamis, 20 Juli 2023 - 05:47 WIB
loading...
A A A
Dia kemudian memegang jabatan kecil di Komsomol (organisasi pemuda komunis) dan di organisasi partai lokal.

Dari tahun 1982 hingga 1990, dia memegang jabatan manajemen dan partai di pertanian kolektif dan negara bagian dan di sebuah pabrik bahan bangunan.

Dia terpilih menjadi anggota Parlemen Republik Sosialis Soviet Belarusia pada tahun 1990.

Di Parlemen, Lukashenko menciptakan faksi yang disebut Komunis untuk Demokrasi. Dia adalah satu-satunya wakil yang menentang perjanjian Desember 1991 yang menyebabkan pembubaran Uni Soviet.

Dia mempertahankan hubungan dekat dengan faksi komunis konservatif di Belarusia yang merdeka dan memiliki hubungan dengan kelompok serupa di Rusia.

Pada tahun 1994, dia berbicara kepada Duma Negara Rusia di Moskow dengan seruan untuk pembentukan persatuan baru negara-negara Slavia.

Ketika terpilih sebagai Presiden Belarusia tahun 1994, Lukashenko mempromosikan hubungan yang lebih dekat dengan Rusia dan pada tahun-tahun berikutnya menandatangani sejumlah perjanjian dengan Presiden Rusia saat itu, Boris Yeltsin, yang menyerukan berbagai bentuk persatuan antara kedua negara.

Pada tahun 1996, Lukashenko membujuk para pemilih untuk menyetujui konstitusi baru yang memberinya kekuasaan tambahan, termasuk hak untuk memperpanjang masa jabatannya, untuk memerintah dengan keputusan, dan untuk menunjuk sepertiga dari majelis tinggi parlemen.

Sebagaai seorang pemimpin yang otoriter dan tidak dapat diprediksi, dia menentang reformasi ekonomi dan politik, menekan perbedaan pendapat di media dan di antara orang-orang, dan memimpin Belarusia ke dalam isolasi dari tetangganya di Eropa dan komunitas internasional.

Pada tahun 1999 Lukashenko dan Yeltsin berhasil menandatangani Traktat tentang Penciptaan Negara Persatuan, yang mengusulkan kerja sama yang luas tetapi menetapkan kemerdekaan bagi kedua negara.

Meskipun masa jabatan Lukashenko dijadwalkan berakhir pada tahun 1999, dia terus menjabat di bawah ketentuan baru yang telah dia negosiasikan.

Terpilih kembali pada tahun 2001, dia mengawasi pengesahan amandemen kontroversial pada tahun 2004 yang memungkinkannya untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Berita Terkini
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved