Ribuan Pilot Penerbangan Sipil Amerika Serikat Enggan Menjadi Kapten

Rabu, 19 Juli 2023 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Rudal AMRAAM Generasi Ke-5 Bikin F-16 Makin Ganas, Hancurkan Target Sejauh 180 Km

Saat ini, maskapai yang berbasis di Chicago itu memiliki sekitar 5.900 kapten dan 7.500 perwira pertama atau first officer.

Maskapai cenderung memulai pelatihan kapten setelah kesibukan perjalanan musim panas.

United, dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan, telah berusaha untuk mendorong pilot untuk menjadi kapten junior dengan kesepakatan pilot baru yang mencakup ketentuan seperti pembayaran premi, hari libur lebih banyak, dan pembatasan tugas paksa dan beberapa tugas siaga. Perjanjian tersebut masih harus diselesaikan dan disahkan.

Garth Thompson, kepala serikat United, mengatakan kesepakatan itu akan "berjalan jauh" untuk memastikan United cukup memiliki staf kapten untuk tahun 2024 dan seterusnya. Tetapi beberapa percontohan mengatakan masih terlalu dini untuk menilai dampaknya bahkan ketika mereka menyebut perubahan yang diusulkan sebagai perbaikan besar.

United tidak berkomentar untuk cerita ini, tetapi CEO Scott Kirby di LinkedIn sebelumnya mengatakan kesepakatan itu akan memberikan peningkatan kualitas hidup yang "bermakna" bagi pilot.

Delta Air Lines (DAL.N) dan American telah mencoba menangani keluhan kehidupan kerja dengan langkah-langkah seperti pembayaran premi dan pembatasan perjalanan empat atau lima hari dalam kontrak pilot baru.

Mann mengatakan peningkatan pembatalan dan penundaan penerbangan di maskapai penerbangan AS sebagian besar bertanggung jawab atas keluhan kehidupan kerja.

"Itu belum tentu apa yang ada dalam perjanjian, tapi apa yang terjadi setiap hari di dunia nyata," kata Mann. "Keluhan terbesar datang dengan jadwal yang paling tidak dapat diandalkan."

Beberapa pilot di United mengatakan kepada Reuters bahwa perwira senior pertama menghindari promosi karena mereka tidak ingin melepaskan senioritas dalam kategori pekerjaan mereka saat ini untuk menjadi kapten junior dan berisiko lebih banyak mengganggu kehidupan pribadi mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved