4 Fakta Jenderal Ivan Popov yang Dipecat karena Mengkritik Taktik Perang Rusia

Selasa, 18 Juli 2023 - 14:17 WIB
loading...
A A A
Di antara para tahanan itu adalah Jenderal Sergei Surovikin alias Jenderal Armageddon, sang wakil komandan perang Rusia di Ukraina.

4. Kritik Keras Popov Tanda Ketidakpuasan Serius di Militer Rusia


Kritik keras Jenderal Popov atas takik perang Rusia di Ukraina menandakan ketidakpuasan yang serius di internal militer Moskow.

Kementerian Pertahanan Inggris menyimpulkan bahwa kritik Popov hanya satu dari banyak ketidakpuasan yang dimiliki banyak perwira terhadap kepemimpinan militer senior.

Keluhan semacam itu sebagian besar menggemakan yang dibuat oleh bos Wagner Group Yevgeny Prigozhin sebelum pemberontakannya pada akhir Juni lalu.

"Kritik langsung dari bawahan kemungkinan akan menjadi masalah yang meningkat bagi Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Jenderal Gerasimov," kata Kementerian Pertahanan Inggris.

Lembaga think tank Institute for the Study of War yang berbasis di Washington mengatakan pemecatan Popov telah menyebabkan "kemarahan yang nyata" terhadap komando militer Rusia, di mana blogger-blogger militer pro-perang mengatakan itu menunjukkan bahwa pendapat para komandan ditekan.

“Saya pikir menarik bahwa kita melihat lebih banyak bukti perbedaan pendapat di tingkat komando Rusia yang lebih tinggi—dari hubungan Gerasimov-Surovikin sekarang turun ke tingkat komando yang lebih rendah,” kata mantan perwira intelijen militer Inggris Philip Ingram kepada Newsweek.

"Ini menunjukkan bahwa Rusia mengalami kesulitan nyata yang dapat dieksploitasi oleh Ukraina karena Rusia menggunakan gaya komando yang sangat top-down dan terarah."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Polri Harus Jadi Kompas Setiap Insan Bhayangkara
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved