alexametrics

Demo 4 November Jadi Sorotan Media Asing

loading...
Demo 4 November Jadi Sorotan Media Asing
Aksi demonstrasi 4 November yang dilakukan oleh sejumlah ormas Islam menjadi sorotan media luar negeri. Foto/SINDOnews/Dwinarto
A+ A-
JAKARTA - Aksi demonstrasi yang dilakukan ribuan umat Islam di Jakarta menuntut penuntasan kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyita perhatian sejumlah media. Tidak hanya media dalam negeri, media internasional pun turut meliput aksi demonstrasi damai ini.

Salah satu media asing yang meliput aksi ini adalah BBC. Dalam laporannya, Jumat (4/11/2016), BBC memberitakan puluhan ribu Muslim turun ke jalan memprotes Gubernur Jakarta dan menuntut agar Ahok ditangkap karena telah menghujat Al Quran. Para pengunjuk rasa berkumpul di Masjid Istiqlal dan bergerak menuju istana Presiden.

BBC juga mengutip pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan yang mengatakan telah menyiapkan polwan berjilbab untuk dikerahkan di garis depan sebagai pendekatan humanistik. "Kami juga memiliki petugas polisi laki-laki yang ahli dalam nyayina Islam dan akan mengirim mereka ke jalan jika kita membutuhkan mereka untuk menenangkan ketegangan," kata.

Selain BBC, media asing yang menyoroti aksi demonstrasi ini adalah ABC News. Dalam pemberitaannya, ABC News menyatakan pihak kepolisian mengerahkan 16 ribu petugas bersama dengan 2.000 tentara dan petugas ketertiban. ABC News juga memberitakan sejumlah kedutaan dan toko ditutup dan jalan-jalan yang biasanya macet hampir terlihat lenggang dari mobil.

Para pengunjuk rasa menuntut Ahok dipenjara atas komentarnya terhadap Al Quran. Kelompok Muslim menuduh Ahok telah menghujat Al Quran setelah ia mengatakan lawan-lawannya telah menipu para pemilih dengan menyerangnya menggunakan ayat-ayat Al Quran.

Polisi sendiri tengah menyelidiki kasus ini dimana Ahok sendiri sebelumnya telah meminta maaf atas komentarnya tersebut.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak