Masa Depan AS Bisa Hancur! Gaji Pengedar Narkoba Lebih Tinggi Dibandingkan Programmer di Google

Sabtu, 15 Juli 2023 - 14:24 WIB
loading...
Masa Depan AS Bisa Hancur!...
Pendapatan pengedar narkoba di AS lebih besar dibandingkan programmer senior di Google. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Masa depan Amerika Serikat (AS) terancam suram dan tumbang. Kenapa? Banyak anak muda yang menjadi pengedar narkoba bisa mendapatkan uang USD350.000 atau Rp5,2 miliar per tahun. Padahal, programmer senior di Google saja hanya USD210.000 atau Rp3,1 miliar.

Itu dilaporkan San Francisco Chronicle yang mengungkap bandar narkoba tingkat rendah berjuang untuk memenuhi kebutuhan, pengedar lain yang lebih sukses dapat menghasilkan hingga USD350.000 setahun. Itu merupakan hasil investigasi selama 18 bulan terhadap perdagangan narkoba di Bay Area, San Francisco, AS.

Baca Juga: Senjata AS untuk Ukraina Terlihat di Tangan Anggota Kartel Narkoba Meksiko

Sebagai perbandingan, tenaga ahli perangkat lunak senior Google yang berbasis di San Francisco, pusat teknologi dunia, menghasilkan sekitar USD211.000 sebagai gaji pokok mereka, tidak termasuk opsi saham dan bonus, menurut data dari Glassdoor dan Levels.fyi, database gaji teknologi.

Uang tersebut telah menjadi kartu panggil yang menarik meskipun berbahaya bagi beberapa migran Honduras yang berharap untuk keluar dari kemiskinan dan kekerasan di kampung halaman mereka. Menurut Chronicle, migran Honduras — kebanyakan dari Lembah Siria, sebelah utara ibu kota Honduras, Tegucigalpa — mendominasi perdagangan obat bius terbuka yang lazim di lingkungan Tenderloin dan South of Market.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved