Eks Jenderal Amerika: Bos Wagner Kemungkinan Meninggal atau Dipenjara

Kamis, 13 Juli 2023 - 09:52 WIB
loading...
A A A
Prigozhin kemudian memerintahkan pasukannya untuk berbaris menuju Moskow, tetapi dia tiba-tiba berubah pikiran setelah Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dengan tergesa-gesa menengahi gencatan senjata antara bos Wagner itu dan Kremlin.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Prigozhin akan dibebaskan dari tuduhan pengkhianatan jika dia setuju untuk mengasingkan diri ke Belarusia, tetapi Lukashenko mengatakan pekan lalu bahwa Prigozhin telah kembali ke Rusia.

Salah satu jet pribadi Prigozhin telah melakukan beberapa perjalanan antara Belarusia dan Rusia pada hari-hari sejak pemberontakan, menurut data pelacakan penerbangan.

Dia dilaporkan terlihat di kantor FSB di Saint Petersburg minggu lalu, di mana dia tiba untuk mengumpulkan senjatanya yang telah disita selama penggerebekan di rumahnya.

Sekitar waktu yang sama, Prigozhin juga merilis pesan audio, berterima kasih kepada mereka yang mendukung pemberontakan yang gagal dari Wagner Group, yang katanya "ditujukan untuk memerangi pengkhianat dan memobilisasi masyarakat kita."

Keberadaan Prigozhin saat ini dan rencana masa depannya masih belum diketahui.

Mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo baru-baru ini mengatakan upaya kudeta Prigozhin yang gagal menempatkan sasaran di belakang Rusia.

“Saya tidak akan mengasuransikan hidupnya...Prigozhin jelas mengambil risiko. Jika Anda akan melawan raja, jangan lakukan dengan kelelawar Nerf. Dia melakukan. Itu gagal,” kata Pompeo.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mampukah Messi Goyang Dominasi Eropa?
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
Putin Nonton Konser...
Putin Nonton Konser saat Pesawat Jatuh Diduga Tewaskan Bos Wagner
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved