Bos Intel Ukraina: Tentara Bayaran Wagner Coba Rebut Senjata Nuklir Rusia saat Kudeta

Rabu, 12 Juli 2023 - 18:30 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah salah satu fasilitas penyimpanan utama untuk ransel ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa satu-satunya penghalang yang memisahkan pasukan pemberontak dari gudang senjata nuklir adalah pintu fasilitas penyimpanan nuklir.

“Pintu gudang tertutup, tidak masuk ke bagian teknis,” ujarnya.

Orang dalam Kremlin yang memiliki hubungan militer telah mengonfirmasi sebagian dari klaim Budanov tentang tentara bayaran Wagner.

Menurutnya, kelompok Wagner berhasil memasuki zona strategis penting yang menimbulkan kekhawatiran bagi Amerika Serikat karena adanya senjata nuklir. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

Sumber di wilayah Ukraina timur yang diduduki Rusia, yang akrab dengan isu tersebut, mengatakan bahwa perampasan senjata nuklir diyakini telah mendorong keberhasilan negosiasi dan upaya mediasi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, yang memainkan peran penting dalam meredakan situasi.

Namun, motivasi sebenarnya di balik pemberontakan tentara bayaran Wagner Group masih belum diketahui.

Kendati demikian, keraguan muncul terkait pernyataan Budanov, di mana para pejabat Amerika menyatakan keberatan tentang keakuratan klaim tersebut.

“Kami tidak dapat mengonfirmasi laporan ini. Kami sama sekali tidak memiliki indikasi bahwa senjata atau bahan nuklir berisiko,” kata Adam Hodge, perwakilan dari Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, menanggapi klaim Budanov.

Menurut Matt Korda, Senior Research Associate and Project Manager for Nuclear Information Project di Federation of American Scientists, mengatakan menerobos keamanan nuklir Rusia akan sangat sulit bagi "aktor non-negara".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved