7 Negara yang Pernah Menggunakan Bom Tandan, Amerika Serikat Terbanyak?

Selasa, 11 Juli 2023 - 22:15 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 3 Isu Ekspansi Keanggotaan NATO di Eropa dan China

4. Maroko

Beralih ke kawasan lain, Maroko juga memiliki riwayat penggunaan bom tandan. Sekitar tahun 1975 hingga 1988, mereka pernah menggunakan senjata ini untuk melawan kelompok pemberontak di Sahara Barat.

5. Israel

Pada Perang Yom Kippur tahun 1973, Israel disebut sempat menggunakan bom tandan. Tak hanya itu, Tel Aviv kembali melakukannya saat menginvasi Lebanon tahun 1978.

6. Yugoslavia

Pada riwayatnya, Yugoslavia juga beberapa kali menggunakan bom cluster. Salah satunya ketika Perang Bosnia tahun 1992-1995.

Dalam serangan yang diluncurkan, ratusan warga di Bosnia menjadi korbannya. Tak hanya luka-luka, beberapa di antaranya juga dinyatakan tewas.

7. Uni Soviet-Rusia

Saat masih eksis sebagai negara, Uni Soviet juga kerap menggunakan bom tandan ketika bertempur. Pada Pertempuran Kursk 1943, mereka menjatuhkan munisi tandan pada pasukan Jerman di Kursk.

Selain itu, mereka juga pernah menggunakannya di Afghanistan sekitar tahun 1979-1989. Sementara untuk Rusia sendiri pernah menjatuhkannya saat Perang Chechnya, Perang Georgia 2008, hingga invasi Krimea tahun 2014-2015.

Pada konflik terbarunya bersama Ukraina, Moskow dan Kiev juga disebut turut menggunakannya dalam perang.

Selain sederet negara di atas, masih terdapat sejumlah nama lain yang pernah menggunakan bom tandan. Di antaranya seperti Serbia, Sudan, dan lain sebagainya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved