Kurangi Obesitas, Cara Baru Inggris Redam Angka Kematian Akibat Covid-19

Senin, 27 Juli 2020 - 21:11 WIB
loading...
Kurangi Obesitas, Cara...
Pemerintah Inggris telah meluncurkan program baru untuk mengurangi obesitas di negara itu, untuk mencegah kematian tambahan akibat Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris telah meluncurkan program baru untuk mengurangi obesitas di negara itu, untuk mencegah kematian tambahan akibat Covid-19 . Ini juga dilakukan untuk mengurangi tekanan pada National Health Service (NHS).

"Jika kita semua melakukan bagian kita, kita dapat mengurangi risiko kesehatan kita dan melindungi diri kita sendiri dari Covid-19, serta menghilangkan tekanan dari NHS," kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson seperti dilansir Sputnik pada Senin (27/7/2020).

( Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus Angka 100.303 )

Menurut pemerintah Inggris, langkah ini akan mencakup larangan iklan untuk makanan tinggi gula, garam atau lemak sebelum pukul 21:00, membatasi jenis makanan yang dapat dimasukkan dalam penawaran beli satu dapat satu dan memaksa produsen minuman beralkohol untuk memasukkan label kalori.

"Sekitar 63 persen orang dewasa di Inggris kelebihan berat badan atau obesitas. Orang yang kelebihan berat badan dan obesitas lebih cenderung menjadi sakit parah dengan Covid-19 daripada populasi umum," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
5 Tokoh Dunia yang Harus...
5 Tokoh Dunia yang Harus Meregang Nyawa Akibat Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved