Ahmadinejad Surati Putra Mahkota Saudi Tawarkan Kerjasama di Yaman
Senin, 27 Juli 2020 - 20:01 WIB
loading...
Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan telah mengirimkan surat kepada Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Mantan Presiden Iran , Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan telah mengirimkan surat kepada Pangeran Mahkota Arab Saudi , Mohammed bin Salman (MBS). Ahmadinejad dalam suratnya menyampaikan penawaran untuk bekerja sama di Yaman, meskipun ada sejarah ketegangan antara kedua negara.
Ahmadinejad, yang menjabat sebagai Presiden Iran dari 2005 hingga 2013, mengirim surat kepada MBS di mana ia menawarkan untuk mengkoordinasikan gencatan senjata di Yaman.
( Baca juga: Pengamat Nilai Calon Tunggal di Pilkada Tak Sehat Bagi Demokrasi )
"Saya tahu bahwa Yang Mulia tidak senang dengan situasi orang tak bersalah yang sekarat dan terluka setiap hari dan infrastruktur yang rusak," kata Ahmadinejad dalam suratnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (27/7/2020).
“Anda kesal karena sumber daya regional milik rakyat digunakan untuk penghancuran, alih-alih membangun perdamaian dan kemakmuran. Untuk alasan ini Anda akan menyambut perdamaian yang adil," sambungnya.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi, baik dari pihak Ahmadinejad ataupun dari pihak Saudi mengenai surat tersebut. Surat itu diketahui tidak ditulis atas nama pemerintah Iran.
( Baca juga: Gelar Gladi Tugas Tempur, TNI AL Siap Amankan Perairan Indonesia )
Ahmadinejad sendiri saat ini memegang kursi di Dewan Kemanusiaan Iran, sebuah badan yang ditunjuk, yang seharusnya memiliki peran pengawasan atas pemerintah Iran dan telah berulang kali mengatakan dia ingin kembali mencalonkan diri sebagai Presiden Iran. Namun, pencalonannya telah ditolak oleh Dewan Wali, badan yang memeriksa semua nominasi.
Ahmadinejad, yang menjabat sebagai Presiden Iran dari 2005 hingga 2013, mengirim surat kepada MBS di mana ia menawarkan untuk mengkoordinasikan gencatan senjata di Yaman.
( Baca juga: Pengamat Nilai Calon Tunggal di Pilkada Tak Sehat Bagi Demokrasi )
"Saya tahu bahwa Yang Mulia tidak senang dengan situasi orang tak bersalah yang sekarat dan terluka setiap hari dan infrastruktur yang rusak," kata Ahmadinejad dalam suratnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (27/7/2020).
“Anda kesal karena sumber daya regional milik rakyat digunakan untuk penghancuran, alih-alih membangun perdamaian dan kemakmuran. Untuk alasan ini Anda akan menyambut perdamaian yang adil," sambungnya.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi, baik dari pihak Ahmadinejad ataupun dari pihak Saudi mengenai surat tersebut. Surat itu diketahui tidak ditulis atas nama pemerintah Iran.
( Baca juga: Gelar Gladi Tugas Tempur, TNI AL Siap Amankan Perairan Indonesia )
Ahmadinejad sendiri saat ini memegang kursi di Dewan Kemanusiaan Iran, sebuah badan yang ditunjuk, yang seharusnya memiliki peran pengawasan atas pemerintah Iran dan telah berulang kali mengatakan dia ingin kembali mencalonkan diri sebagai Presiden Iran. Namun, pencalonannya telah ditolak oleh Dewan Wali, badan yang memeriksa semua nominasi.
(esn)