Angka Kelahiran Rendah, Dokter di Korsel Enggan Jadi Spesialis Anak

Kamis, 06 Juli 2023 - 23:22 WIB
loading...
A A A
Rumah sakit merasakan krisis.

Rumah Sakit Sowha, rumah sakit anak tertua di Korea Selatan, baru-baru ini menangguhkan perawatan Sabtu sore dan Minggu untuk pertama kalinya dalam 77 tahun karena kekurangan staf.

Beberapa rumah sakit telah mengurangi perawatan malam hari dan menutup ruang gawat darurat anak-anak.

Situasi ini sangat mengkhawatirkan sehingga beberapa pasangan mengatakan hal itu menambah keraguan mereka tentang memiliki bayi meskipun ada upaya pemerintah untuk membalikkan penurunan angka kelahiran dengan miliaran dolar per tahun untuk subsidi pengasuhan anak.

"Saya khawatir," kata Kim Eun-ji, seorang ibu berusia 34 tahun dari seorang bayi laki-laki, mengacu pada prospek anak kedua.

“Jika jumlah rumah sakit anak berkurang dan jumlah dokter turun, akan sulit untuk merawat anak-anak."

Senada dengan itu, Lee Ju-yul, profesor administrasi kesehatan di Universitas Namseoul, mengatakan kegagalan mengalokasikan sumber daya untuk perawatan anak merusak dampak dari jumlah "besar" yang dihabiskan untuk meningkatkan angka kelahiran.

"Kami harus mengambil sebagian anggaran agar orang tua merasa tidak ada kesulitan dengan perawatan kesehatan saat mereka melahirkan," kata Lee.

Asosiasi Pediatri Korea baru-baru ini menyelenggarakan seminar untuk ratusan anggota yang ingin beralih ke bidang baru termasuk bisnis kecantikan yang sedang booming.

Presiden Asosiasi Pediatri Korea , Lim, mengatakan pediatri terlalu banyak pertaruhan mengingat prospek pendapatan.

"Beberapa dokter suka merawat anak-anak... Nah, itu terlalu berisiko," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved