Ribuan Warga Palestina Melarikan Diri dari Kamp Pengungsi Jenin

Selasa, 04 Juli 2023 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Gedung Putih mengatakan pihaknya membela hak keamanan Israel dan memantau situasi di Tepi Barat dengan cermat, sementara perdana menteri Inggris, Rishi Sunak, meminta militer Israel untuk menahan diri.

“Sementara kami mendukung hak Israel untuk membela diri, perlindungan warga sipil harus diprioritaskan,” kata seorang juru bicara.

Kepemimpinan Palestina di Tepi Barat mengadakan pertemuan darurat pada Senin malam, dan mengatakan akan menghentikan kontak yang sudah terbatas dengan Israel. Para pemimpin mengatakan pembekuan koordinasi keamanan akan tetap dilakukan, dan mereka berjanji untuk meningkatkan aktivitas melawan Israel di PBB dan badan-badan internasional. Mereka juga berencana untuk meminimalkan kontak dengan Amerika Serikat (AS).

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, membela serangan itu, mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, Jenin telah berubah menjadi "tempat yang aman bagi terorisme". Dia mengatakan dia mengakhiri ini dengan "kerugian minimal bagi warga sipil".

Utusan Timur Tengah PBB Tor Wennesland memperingatkan bahwa eskalasi di Tepi Barat "sangat berbahaya". Ditanya tentang serangan pesawat tak berawak Israel di daerah pemukiman, juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan: "Serangan di daerah padat penduduk adalah pelanggaran hukum kemanusiaan internasional."

Laksamana Muda Daniel Hagari, kepala juru bicara militer Israel, mengatakan Israel meluncurkan operasi itu karena sekitar 50 serangan selama setahun terakhir berasal dari Jenin. Hagari menambahkan bahwa serangan itu diperkirakan berlangsung antara satu dan tiga hari, dan Israel tidak berniat untuk menguasai Jenin atau daerah mana pun di bawah yurisdiksi Otoritas Palestina.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Israel Melancarkan Serangan Berskala Penuh ke Jenin

Jenin dan Nablus di dekatnya telah menjadi target utama dari Operasi Pemecah Gelombang Israel yang sekarang sudah berusia lebih dari satu tahun, yang melibatkan serangan hampir setiap malam dan beberapa pertempuran paling sengit di Tepi Barat sejak intifada kedua. Serangan main hakim sendiri oleh pemukim Israel yang berbasis di Tepi Barat terhadap desa-desa Palestina juga tumbuh dalam skala dan cakupan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved