Tokoh Kunci Abraham Accords Ungkap Tujuan di Balik Normalisasi Israel-Arab Saudi
Minggu, 02 Juli 2023 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Blinken membuat pernyataan ini pada sebuah acara yang diadakan oleh Dewan Hubungan Luar Negeri di New York City.
Ia menambahkan bahwa Arab Saudi dan Israel: "Tertarik dengan prospek normalisasi tetapi percaya bahwa mencapai normalisasi antara keduanya adalah: sangat menantang. Itu bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam semalam, tapi ini juga merupakan prospek nyata dan sedang kami kerjakan."
Selain itu, media Israel melaporkan dalam beberapa hari terakhir bahwa eskalasi Israel di Tepi Barat membuat kemajuan dalam pemulihan hubungan antara Israel dan Arab Saudi menjadi sulit.
Dalam hal ini, Ben-Shabbat berkomentar: "Kami tidak dapat meremehkan pentingnya dampak realitas keamanan di Yudea dan Samaria pada kontak yang sedang berlangsung untuk memperluas cakupan normalisasi di wilayah tersebut. Sensitivitas mengenai posisi jalan adalah tinggi, dan para pemimpin di sebagian besar negara tidak bergerak berlawanan arah dengan opini publik."
"Gambar-gambar yang berasal dari Yudea dan Samaria memberikan amunisi untuk propaganda yang dipraktikkan oleh partai-partai Islam, organisasi pro-Palestina, dan partai anti-Israel lainnya," dia menambahkan.
Ben-Shabbat mengutip Menteri Luar Negeri AS Blinken, yang menjelaskan bahwa jika ada api yang membakar di halaman belakang Israel, akan jauh lebih sulit, jika bukan tidak mungkin, untuk benar-benar memperdalam perjanjian yang ada serta memperluasnya untuk berpotensi memasukkan Arab Saudi.
Baca Juga: Arab Saudi Kutuk Keras Agresi Israel di Wilayah Palestina
Ia menambahkan bahwa Arab Saudi dan Israel: "Tertarik dengan prospek normalisasi tetapi percaya bahwa mencapai normalisasi antara keduanya adalah: sangat menantang. Itu bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam semalam, tapi ini juga merupakan prospek nyata dan sedang kami kerjakan."
Selain itu, media Israel melaporkan dalam beberapa hari terakhir bahwa eskalasi Israel di Tepi Barat membuat kemajuan dalam pemulihan hubungan antara Israel dan Arab Saudi menjadi sulit.
Dalam hal ini, Ben-Shabbat berkomentar: "Kami tidak dapat meremehkan pentingnya dampak realitas keamanan di Yudea dan Samaria pada kontak yang sedang berlangsung untuk memperluas cakupan normalisasi di wilayah tersebut. Sensitivitas mengenai posisi jalan adalah tinggi, dan para pemimpin di sebagian besar negara tidak bergerak berlawanan arah dengan opini publik."
"Gambar-gambar yang berasal dari Yudea dan Samaria memberikan amunisi untuk propaganda yang dipraktikkan oleh partai-partai Islam, organisasi pro-Palestina, dan partai anti-Israel lainnya," dia menambahkan.
Ben-Shabbat mengutip Menteri Luar Negeri AS Blinken, yang menjelaskan bahwa jika ada api yang membakar di halaman belakang Israel, akan jauh lebih sulit, jika bukan tidak mungkin, untuk benar-benar memperdalam perjanjian yang ada serta memperluasnya untuk berpotensi memasukkan Arab Saudi.
Baca Juga: Arab Saudi Kutuk Keras Agresi Israel di Wilayah Palestina
Lihat Juga :