Zelensky: 21.000 Tentara Bayaran Wagner Terbunuh di Ukraina
Minggu, 02 Juli 2023 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Wagner telah berbaris menuju ibu kota Rusia, mengambil kendali fasilitas militer di dua kota Rusia dalam apa yang dikatakan Prigozhin sebagai tanggapan atas serangan militer Rusia di kamp Wagner, sebelum kesepakatan yang ditengahi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko meredakan krisis.
Masa depan Grup Wagner sekarang tidak jelas, dengan kesepakatan yang ditengahi oleh Lukashenko yang mengharuskan Prigozhin pindah ke Belarusia dan para personelnya diberi pilihan untuk mendaftar ke militer Rusia atau lembaga penegak hukum, kembali ke keluarga dan teman mereka, atau juga pergi ke Belarusia.
Dalam pidatonya hari Sabtu, Zelensky mengatakan pemberontakan Prigozhin telah sangat memengaruhi kekuatan Rusia di medan perang dan dapat bermanfaat bagi serangan balasan Ukraina.
“Kita perlu memanfaatkan situasi ini untuk mendorong musuh keluar dari tanah kita,” kata Zelensky.
“Mereka kalah perang. Mereka tidak lagi memiliki kemenangan di medan perang di Ukraina, sehingga mereka mulai mencari seseorang untuk disalahkan,” imbuhnya.
Namun, dia mengatakan serangan balasan tidak akan terburu-buru karena dia menghargai nyawa manusia dan harus strategis di mana dia mengirim pasukan.
Baca Juga: Direktur CIA Telepon Bos SVR: AS Tak Terlibat Pemberontakan Wagner
“Setiap meter, setiap kilometer mengorbankan nyawa. Anda dapat melakukan sesuatu dengan sangat cepat, tetapi ladang itu ditambang hingga rata dengan tanah,” ujarnya.
Masa depan Grup Wagner sekarang tidak jelas, dengan kesepakatan yang ditengahi oleh Lukashenko yang mengharuskan Prigozhin pindah ke Belarusia dan para personelnya diberi pilihan untuk mendaftar ke militer Rusia atau lembaga penegak hukum, kembali ke keluarga dan teman mereka, atau juga pergi ke Belarusia.
Dalam pidatonya hari Sabtu, Zelensky mengatakan pemberontakan Prigozhin telah sangat memengaruhi kekuatan Rusia di medan perang dan dapat bermanfaat bagi serangan balasan Ukraina.
“Kita perlu memanfaatkan situasi ini untuk mendorong musuh keluar dari tanah kita,” kata Zelensky.
“Mereka kalah perang. Mereka tidak lagi memiliki kemenangan di medan perang di Ukraina, sehingga mereka mulai mencari seseorang untuk disalahkan,” imbuhnya.
Namun, dia mengatakan serangan balasan tidak akan terburu-buru karena dia menghargai nyawa manusia dan harus strategis di mana dia mengirim pasukan.
Baca Juga: Direktur CIA Telepon Bos SVR: AS Tak Terlibat Pemberontakan Wagner
“Setiap meter, setiap kilometer mengorbankan nyawa. Anda dapat melakukan sesuatu dengan sangat cepat, tetapi ladang itu ditambang hingga rata dengan tanah,” ujarnya.
Lihat Juga :