Patah Hati Picu Peningkatan Kasus Bunuh Diri di Singapura
Sabtu, 01 Juli 2023 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Dari 476 kematian akibat bunuh diri tahun lalu, 317 adalah laki-laki dan 159 sisanya adalah perempuan.
"Secara global, kematian bunuh diri laki-laki secara konsisten melebihi jumlah kematian bunuh diri perempuan. Penelitian telah menunjukkan bahwa ada beberapa faktor potensial yang dapat menyebabkan angka yang lebih tinggi, termasuk ekspektasi masyarakat dan stigma kesehatan mental," tambah SOS.
Dr Jared Ng, konsultan senior dan direktur medis di Connections MindHealth, mengatakan bahwa "peningkatan angka bunuh diri yang belum pernah terjadi sebelumnya di Singapura sangat memilukan".
"Peningkatan ini melukiskan gambaran tentang tekanan mental yang tak terlihat yang merasuki masyarakat kita, terutama di kalangan kaum muda dan orang tua," tambahnya.
"Sangat penting bagi kita untuk tetap waspada terhadap masalah mendesak yang terus berdampak besar pada kesehatan mental, seperti isolasi sosial dan kesepian.
"Saatnya sekarang, untuk menggandakan upaya kita dalam bidang deteksi dini dan secara aktif mendorong budaya mencari bantuan dan saling menjaga."
SOS, pusat pencegahan bunuh diri nirlaba, melihat peningkatan 27% dalam penggunaan hotline 24 jam dan layanan CareText tahun lalu.
SOS menyatakan Singapura harus terus meningkatkan akses ke dukungan kesehatan mental dan membekali responden pertama dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi mereka yang berisiko dan menghubungkan mereka dengan dukungan yang tepat.
"Secara global, kematian bunuh diri laki-laki secara konsisten melebihi jumlah kematian bunuh diri perempuan. Penelitian telah menunjukkan bahwa ada beberapa faktor potensial yang dapat menyebabkan angka yang lebih tinggi, termasuk ekspektasi masyarakat dan stigma kesehatan mental," tambah SOS.
Dr Jared Ng, konsultan senior dan direktur medis di Connections MindHealth, mengatakan bahwa "peningkatan angka bunuh diri yang belum pernah terjadi sebelumnya di Singapura sangat memilukan".
"Peningkatan ini melukiskan gambaran tentang tekanan mental yang tak terlihat yang merasuki masyarakat kita, terutama di kalangan kaum muda dan orang tua," tambahnya.
"Sangat penting bagi kita untuk tetap waspada terhadap masalah mendesak yang terus berdampak besar pada kesehatan mental, seperti isolasi sosial dan kesepian.
"Saatnya sekarang, untuk menggandakan upaya kita dalam bidang deteksi dini dan secara aktif mendorong budaya mencari bantuan dan saling menjaga."
SOS, pusat pencegahan bunuh diri nirlaba, melihat peningkatan 27% dalam penggunaan hotline 24 jam dan layanan CareText tahun lalu.
SOS menyatakan Singapura harus terus meningkatkan akses ke dukungan kesehatan mental dan membekali responden pertama dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi mereka yang berisiko dan menghubungkan mereka dengan dukungan yang tepat.
Lihat Juga :