Situasi Masih Mencekam, Prancis Kerahkan 40.000 Polisi Cegah Kerusuhan

Jum'at, 30 Juni 2023 - 06:45 WIB
loading...
A A A
Sekolah, kantor polisi, balai kota, dan bangunan umum lainnya dirusak dari Toulouse di selatan hingga Lille di utara saat polisi dan petugas pemadam kebakaran berjuang untuk menahan kerusuhan dan memadamkan beberapa kebakaran.

Namun juru bicara kepolisian nasional mengatakan sebagian besar kerusakan terjadi di pinggiran kota Paris.

Darmanin mengatakan 170 petugas terluka dalam kerusuhan itu tetapi luka-luka mereka tidak mengancam jiwa.

Jaksa setempat di Nanterre, Pascal Prache, mengatakan petugas berusaha menghentikan Nahel karena dia terlihat sangat muda dan mengendarai Mercedes dengan plat nomor Polandia di jalur bus.

Dia menerobos lampu merah untuk menghindari dihentikan tetapi terjebak dalam kemacetan lalu lintas.

Kedua petugas yang terlibat mengatakan mereka menarik senjata mereka untuk mencegah Nahel melarikan diri.

Menurut Prache, petugas yang melepaskan satu tembakan mengatakan dia takut dia dan rekannya atau orang lain dapat tertabrak mobil.

Seorang pengacara keluarga Nahel mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka ingin petugas polisi dituntut atas pembunuhan, bukan pembunuhan secara tidak sengaja.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengadakan pertemuan darurat pada hari Kamis tentang kekerasan tersebut.

"Tindakan ini sama sekali tidak dapat dibenarkan," kata Macron di awal pertemuan, yang bertujuan mengamankan titik panas dan perencanaan untuk beberapa hari mendatang agar perdamaian penuh dapat kembali.

Aktivis Prancis memperbarui seruan untuk mengatasi apa yang mereka lihat sebagai pelanggaran polisi sistemik, terutama di lingkungan di mana banyak penduduk berjuang dengan kemiskinan dan diskriminasi ras atau kelas.

Baca Juga: Kerusuhan Besar Berlanjut di Pinggiran Paris, Aparat Lempar Granat Kejut
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved