AS Akan Kirim Lebih Banyak Ranpur Bradley ke Ukraina

Kamis, 29 Juni 2023 - 03:31 WIB
loading...
AS Akan Kirim Lebih...
AS akan kirim lebih banyak kendaraan tempur (ranpur) Bradley ke Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengumumkan paket senjata baru untuk Ukraina pada hari Selasa, termasuk 30 kendaraan tempur infanteri Bradley. Lebih dari selusin kendaraan lapis baja itu dilaporkan rusak atau hancur sejak Kiev melancarkan serangan balasannya terhadap pasukan Rusia awal bulan ini.

Bernilai hingga USD500 juta, paket itu adalah bantuan militer tahap ke-41 yang diberikan ke Kiev sejak operasi militer Rusia dimulai Februari lalu. Selain Bradley, menurut pernyataan dari Pentagon, bantuan itu termasuk 25 Pengangkut Personil Lapis Baja Stryker, amunisi artileri 155mm, rudal anti-udara Patriot, peralatan pembersih ranjau dan penghalang seperti dikutip dari RT, Kamis (29/6/2023).

Pengumuman itu datang kurang dari sebulan setelah serangan balasan Ukraina, yang mendapat perlawanan keras dari pasukan Rusia yang mengakar. Selama serangan berulang melalui ladang ranjau dan tanpa dukungan udara, menurut angka dari Dewan Keamanan Rusia, Kiev kehilangan lebih dari 13.000 tentara, serta 246 tank dan 152 kendaraan tempur infanteri, antara 4 dan 21 Juni.

Baca Juga: Pasukan Wagner di Belarusia Bikin NATO Ketar-ketir

Video yang menunjukkan Bradley yang rusak dan tank Leopard 2 yang dipasok Jerman telah beredar secara online, dan pejabat Amerika mengakui kepada New York Times minggu ini bahwa 17 dari 113 Bradley yang dipasok ke Ukraina pada saat itu telah rusak atau hancur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved