Putin: Kelompok Wagner Sepenuhnya Dibiayai oleh Pemerintah Rusia

Rabu, 28 Juni 2023 - 13:29 WIB
loading...
Putin: Kelompok Wagner...
Putin: Kelompok Wagner Sepenuhnya Dibiayai oleh Pemerintah Rusia. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia sepenuhnya memastikan pembiayaan Wagner Private Military Company (PMC) atau tentara bayaran Wagner Rusia. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Vladimir Putin pada pertemuan dengan personel militer Kementerian Pertahanan.

"Saya ingin mencatat dan saya ingin semua orang tahu bahwa pembiayaan seluruh grup Wagner sepenuhnya dijamin oleh negara," kata Putin, seperti dikutip dari kantor berita TASS, Selasa (27/6/2023).

Baca juga: Putin: Rusia Berhasil Menghindari Perang Saudara Besar

"Kami sepenuhnya membiayai kelompok ini dari Kementerian Pertahanan, dari anggaran negara," tambah Putin.

Menurut Putin, sejak Mei 2022 hingga Mei 2023, negara bagian sendiri mengalokasikan 86,2 miliar rubel (USD1 miliar) kepada PMC Wagner dalam bentuk gaji untuk pejuang dan hadiah insentif.

"Dari jumlah itu, remunerasi setara dengan 70,38 miliar rubel, hadiah insentif sebesar 15,87 miliar rubel, pembayaran asuransi berjumlah 110,17 miliar rubel," jelas Putin.

Putin juga menjelaskan, pemilik Wagner, perusahaan Concord, menerima 80 miliar rubel (USD940 juta) dari negara dalam satu tahun untuk memasok makanan dan memberikan layanan makanan kepada tentara.

"Negara sepenuhnya memastikan pembiayaan (Wagner), sedangkan sebagian dari grup itu, perusahaan Concord ini, memperoleh 80 miliar rubel selama periode yang sama," kata Putin.

Baca juga: Putin Segel Nasib Para Tentara Bayaran Wagner yang Gagal Kudeta, Ini Rinciannya

“Mudah-mudahan tidak ada yang mencuri selama kegiatan ini atau, katakanlah, mencuri lebih sedikit. Kami jelas akan menyelidiki semua ini," tegas presiden.

Sementara itu, sekutu Putin, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan, bahwa upaya pemberontakan Wagner akan memberikan kesempatan kepada Barat untuk menyerang titik-titik yang sakit di Rusia dan Belarusia.

"Mari kita hadapi yang terburuk - bahwa kita berada dalam masa-masa sulit," katanya, lapor kantor berita BeltA. “Pejabat Barat pasti akan menarik kesimpulan tertentu dari pawai Wagner di Moskow,” lanjutnya.

"Mereka akan mengoordinasikan pekerjaan mereka, fokus, dan bekerja di tempat yang paling sakit," kata Lukashenko.

Dia mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin dengan mengatakan bahwa orang perlu bersatu dalam menghadapi tantangan terbaru. Lukashenko juga menyerukan untuk membalik halaman tentang percobaan pemberontakan, jika hanya untuk memutar kembali di lain waktu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved