Rusia Tidak Wajibkan Warganya Terima Vaksin Covid-19
Minggu, 26 Juli 2020 - 19:21 WIB
loading...
Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko menyatakan, vaksinasi Covid-19 tidak akan diwajibkan terhadap warga Rusia. Foto/Ist
A
A
A
MOSKOW - Menteri Kesehatan Rusia , Mikhail Murashko menyatakan, vaksinasi Covid-19 tidak akan diwajibkan terhadap warga Rusia. Namun, melihat antusiasme warga, Muraskho yakin akan banyak orang yang akan mengambil vaksin Covid-19 .
"Vaksinasi akan bersifat opsional, tetapi kita dapat melihat bahwa peminatnya sangat tinggi di antara warga," ucap Murashko dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Minggu (26/7/2020).
( Baca juga: Ini Perkembangan Vaksin Covid-19 Menurut Menristek/Kepala BRIN )
Murashko ingat bahwa uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Nasional Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya hampir berakhir. Sementara itu, Pusat Penelitian Negara Vektor Bidang Virologi dan Bioteknologi telah diberikan izin oleh Kementerian Kesehatan Rusia untuk uji klinis vaksinnya pada sukarelawan.
"Dua kandidat vaksin ini sebenarnya memiliki efektifitas yang hampir saya untuk memastikan keamanan negara kita," ungkapnya.
Dia kemudian mengatakan bahwa saat ini terdapat 3.100 yang menjalani perawatan intensif akibat virus tersebut. ( Baca juga:Butuh Rp30 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19 )
Sampai saat ini, 806.720 kasus Covid-19 telah dikonfirmasi di Rusia, dengan 597.140 pasien telah pulih dari penyakit ini. Data terbaru Rusia menunjukkan 13.192 meninggal akibat virus itu di seluruh negeri.
"Vaksinasi akan bersifat opsional, tetapi kita dapat melihat bahwa peminatnya sangat tinggi di antara warga," ucap Murashko dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Minggu (26/7/2020).
( Baca juga: Ini Perkembangan Vaksin Covid-19 Menurut Menristek/Kepala BRIN )
Murashko ingat bahwa uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Nasional Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya hampir berakhir. Sementara itu, Pusat Penelitian Negara Vektor Bidang Virologi dan Bioteknologi telah diberikan izin oleh Kementerian Kesehatan Rusia untuk uji klinis vaksinnya pada sukarelawan.
"Dua kandidat vaksin ini sebenarnya memiliki efektifitas yang hampir saya untuk memastikan keamanan negara kita," ungkapnya.
Dia kemudian mengatakan bahwa saat ini terdapat 3.100 yang menjalani perawatan intensif akibat virus tersebut. ( Baca juga:Butuh Rp30 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19 )
Sampai saat ini, 806.720 kasus Covid-19 telah dikonfirmasi di Rusia, dengan 597.140 pasien telah pulih dari penyakit ini. Data terbaru Rusia menunjukkan 13.192 meninggal akibat virus itu di seluruh negeri.
(esn)
Lihat Juga :