Mengapa Bos Wagner Berkhianat kepada Putin dan Rusia?

Selasa, 27 Juni 2023 - 14:27 WIB
loading...
Mengapa Bos Wagner Berkhianat...
Tentara bayaran Wagner Group melakukan pemberontakan terhadap militer Rusia dan kemudian tiba-tiba membatalkannya. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin setuju untuk mencabut tuduhan pengkhianatan terhadap pemimpin tentara bayaran Wagner Group, dan memilih untuk menempatkannya ke Belarusia.

Mengutip The Moscow Times, kesepakatan tersebut mengakhiri ancaman Wagner Group yang akan menyerbu Moskow. Namun, para analis mengatakan pemberontakan Wagner telah membuat pemerintahan Putin lebih rapuh daripada yang diperkirakan.

Sebelumnya, Prigozhin mengatakan Wagner pulang dari Ukraina untuk menghindari pertumpahan darah yang dilakukan oleh Rusia. Dia dan pasukannya juga sempat menyerbu Kota Rostov-on-Don, kota di Rusia selatan, dan bergerak menuju Moskow.

Ulah bos Wegner ini mendapat perhatian dari petinggi politik dan militer Rusia. Dinas Keamanan Federal (FSB) mengatakan pihaknya telah membuka kasus pidana terhadap Prigozhin.

Namun pada akhirnya, Putin memilih untuk membatalkan dakwaan terhadap Prigozhin dan pasukannya. Itu dilakukan sebelum kekacauan semakin merebak dan membuat pasukan Ukraina lebih leluasa bergerak.

Baca Juga: Bos Wagner Tinggalkan Kota Berisi Uang Rp700 Miliar usai Kudeta Militer Rusia


Penyebab Bos Wagner Berkhianat Kepada Putin


Pengkhianatan Yevgeny Prigozhin terhadap Presiden Vladimir Putin kemungkinan besar disebabkan oleh perseteruannya dengan para petinggi militer Rusia terkait pelaksanaan operasi di Ukraina.

Menurut BBC, ketegangan telah tumbuh di antara mereka tentang bagaimana perang itu terjadi, di mana Prigozhin meluncurkan kritik vokal terhadap kepemimpinan militer Rusia dalam beberapa bulan terakhir.

Puncaknya terjadi pada 24 Juni, ketika tentara bayaran Wagner Group melintasi perbatasan dari kamp lapangan mereka di Ukraina dan memasuki Kota Rostov-on-Don.

Mereka mengambil alih komando militer regional dan merebut fasilitas militer di Voronezh, kemudian bergerak menuju Moskow.

Saat itu muncul peringatan bahwa ribuan pasukan elite Chechnya sedang menuju ke Moskow untuk melawan tentara Wagner, jika diperlukan.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Sabtu malam mengungkapkan bahwa surat perintah penangkapan untuk Prigozhin akan dicabut dan kasus pidana terhadap dirinya dan pasukannya akan dibatalkan.

Kemudian para tentara bayaran Wagner mulai meninggalkan Kota Rostov-on-Don dan membatalkan pemberontakan bersenjata.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved