3 Negara Tujuan Vladimir Putin Kabur Apabila Rusia Kalah Perang dengan Ukraina

Senin, 26 Juni 2023 - 19:01 WIB
loading...
3 Negara Tujuan Vladimir...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Terdapat sejumah negara tujuan Vladimir Putin kabur apabila Rusia kalah perang dari Ukraina. Di antaranya adalah negara di Amerika Selatan.

Rusia telah melancarkan invasi ke Ukraina sejak Februari 2022 lalu. Setahun lebih waktu berlalu, belum muncul tanda-tanda Kremlin untuk segera menarik pasukannya.

Sepanjang riwayat konflik Rusia-Ukraina yang berlangsung, telah hadir banyak drama yang turut menghiasi ketegangannya.

Terbaru, Moskow bahkan mendapatkan pemberontakan dari Wagner Group yang sebelumnya disewa untuk melawan tentara Kiev.

Melihat arah perang yang tidak menentu, orang-orang bisa berandai-andai bagaimana jadinya jika Rusia kalah perang. Tak hanya kehilangan wilayah, namun juga berkaitan dengan nasib Vladimir Putin sebagai presiden.

Sebagai pemimpin, peran Vladimir Putin sangatlah penting. Menghadapi kemungkinan situasi terburuk, Putin bisa saja melarikan diri ke negara lain jika sampai kalah perang.

Berikut sejumlah negara yang kemungkinan bisa menjadi tempat kabur Vladimir Putin jika Rusia kalah.

Negara Tujuan Vladimir Putin Kabur Jika Rusia Kalah Perang

1. Venezuela


Beberapa waktu lalu, mantan penulis pidato Kepresidenan Rusia, Abbas Gallyamov mengungkap sejumlah negara yang akan menjadi tujuan Vladimir Putin kabur jika Rusia kalah perang dari Ukraina.

Mengutip laman DailyStar, mengklaim mendapat informasi dari sumber terpercaya, Gallyamov menyebut komite eksekutif kepresidenan Rusia sudah menyusun rencana pelarian sebagai antisipasi kemungkinan terburuk, yakni kalah perang.

Bertajuk ‘Noah’s Ark’, rencana tersebut mempertimbangkan beberapa negara, termasuk Venezuela.
Bukan tanpa alasan, pemilihan ini juga memperhatikan status Venezuela sendiri yang menjadi salah satu sekutu Moskow di Amerika Latin.

Selain Venezuela, Argentina juga menjadi negara Amerika Selatan lain yang masuk pertimbangan sebagai tujuan pelarian Vladimir Putin jika nantinya Rusia tumbang.

2. China


Masih dari sumber yang sama, China menjadi opsi lain sebagai tujuan pelarian Vladimir Putin jika Rusia kalah perang.

Terlepas dari statusnya sebagai negara berpengaruh, Beijing memang cenderung berpihak ke Moskow daripada Kiev yang didukung Barat.

Terbaru, China bahkan memberi dukungan kepada Rusia pascainsiden pemberontakan Wagner Group. Hal ini jelas menunjukan adanya hubungan ‘tak biasa’ antara kedua negara tersebut.

3. Belarusia


Pada statusnya, Belarusia menjadi sekutu dekat yang dimiliki Rusia. Hal ini jelas terlihat dari kedekatan Vladimir Putin dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Status hubungan dekat ini membuat Belarusia mungkin dipertimbangkan sebagai negara tujuan bagi Vladimir Putin untuk melarikan diri.

Memang, pilihan tersebut tidak efektif untuk jangka panjang, mengingat status Belarusia sebagai negara yang terbilang kecil.

Meski demikian, setidaknya Belarusia bisa menjadi tempat sementara jika sewaktu-waktu Putin memerlukan tempat pelarian.

Itulah sejumlah negara di dunia yang mungkin menjadi tujuan kabur Vladimir Putin apabila Rusia kalah perang dari Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved