Jerman Percaya Gelombang Kedua Covid-19 Sudah Tiba di Wilayahnya

Minggu, 26 Juli 2020 - 16:12 WIB
loading...
Jerman Percaya Gelombang...
Michael Kretschmer, Presiden Saxony, sebuah negara bagian di Jerman percaya gelombang kedua Covid-19 sudah tiba di wilayahnya. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Michael Kretschmer, Presiden Saxony, sebuah negara bagian di Jerman percaya gelombang kedua Covid-19 sudah tiba di wilayahnya. Dia menyebut, ini terlihat dengan kembali munculnya kasus infeksi baru setiap harinya.

“Kami memiliki kelompok infeksi baru setiap harinya, yang jika diakumulasikan bisa menjadi angka yang sangat tinggi,” kata Kretschmer dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (26/7/2020).

( Baca juga: PJ Sekda Positif COVID-19, Ini Langkah Pemkab Rembang )

Dia berbicara tak lama setelah Robert Koch Institute (RKI) Jerman mencatat kenaikan signifikan dalam kasus infeksi harian. Menurut lembaga itu, jumlah kasus baru yang dilaporkan setiap hari di Jerman telah meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Ada 815 infeksi baru pada hari Jumat, angka yang secara signifikan naik dari 500 kasus yang terdaftar pada hari yang sama minggu lalu. Perkembangan ini sangat mengkhawatirkan dan RKI akan terus memonitornya," kata RKI dalam sebuah pernyataan.

( Baca juga: Dukungan Nyata bagi Industri Perfilman Bangkit di Tengah Pandemi )

Sementara itu, di Prancis, pihak berwenang juga khawatir tentang gelombang kedua Covid-19. Perdana Menteri baru Prancis, Jean Castex mengatakan tes Covid-19 di tempat akan menjadi kewajiban bagi para pelancong yang datang dari 16 negara di mana infeksi terus mengalami peningkatan, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Brasil.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved