13 Sikap Musuh Rusia Merespons Kudeta Wagner, Mayoritas Masih Hati-Hati

Minggu, 25 Juni 2023 - 10:05 WIB
loading...
13 Sikap Musuh Rusia...
Bos tentara bayaran Wagner yang melakukan kudeta menjadi perhatian musuh Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Pemerintah di seluruh dunia mengamati dengan cermat peristiwa yang berkembang pesat di Rusia, di mana pemberontakan oleh kelompok tentara bayaran Wagner telah menjadi tantangan paling serius bagi pemerintahan Presiden Vladimir Putin.

Musuh bebuyutan Rusia yang dipimpin Amerika Serikat (AS) memberikan atensi penuh terhadap drama politik di Rusia tersebut. Maklum, itu akan menentukan masa depan invasi Rusia ke Ukraina dan perdamaian dunia.

Bos Wagner Yevgeny Prigozhin pada Sabtu (24/06-2023) mengatakan para pejuangnya telah menyeberang dari Ukraina ke kota perbatasan Rusia Rostov-on-Don, mengambil kendali fasilitas militer di kota itu, termasuk lapangan terbang. Selama pidato darurat yang disiarkan televisi di Moskow, Putin berjanji untuk menghancurkan apa yang disebutnya sebagai "pemberontakan bersenjata" dan tindakan pengkhianatan.

Meskipun bos Wagner sudah menyerah dan siap mengasingkan diri ke Belarusia, tetap saja perpecahan militer Rusia menunjukkan hal serius. Itu berkaitan bagaimana Putin mengendalikan structural di bawahnya.

Berikut adalah 13 negara musuh Rusia merespons kudeta yang terjadi di Moskow.

1. Ukraina

13 Sikap Musuh Rusia Merespons Kudeta Wagner, Mayoritas Masih Hati-Hati

Foto/Reuters

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pemberontakan Wagner menunjukkan bahwa Rusia lemah.

“Kelemahan Rusia sudah jelas. Kelemahan skala penuh. Dan semakin lama Rusia mempertahankan pasukan dan tentara bayarannya di tanah kami, semakin banyak kekacauan, rasa sakit, dan masalah yang akan terjadi pada dirinya sendiri nantinya,” katanya dalam sebuah pernyataan di media sosial.

“Siapa pun yang memilih jalan kejahatan akan menghancurkan dirinya sendiri,” Zelenskyy juga menulis di Twitter. “Untuk waktu yang lama, Rusia menggunakan propaganda untuk menutupi kelemahan dan kebodohan pemerintahnya. Dan sekarang ada begitu banyak kekacauan sehingga tidak ada kebohongan yang bisa menyembunyikannya.”

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mendesak masyarakat internasional untuk "meninggalkan kenetralan palsu" di Rusia dan menyediakan Kyiv semua senjata yang dibutuhkan untuk mendorong pasukan Moskow keluar dari wilayah Ukraina. “Mereka yang mengatakan Rusia terlalu kuat untuk kalah: lihat sekarang,” tulisnya di Twitter.

Baca Juga: 5 Alasan Bos Wagner Menyerah, Nomor 4 Takut dengan Ramzan Kadyrov

2. Amerika Serikat

13 Sikap Musuh Rusia Merespons Kudeta Wagner, Mayoritas Masih Hati-Hati

Foto/Reuters

Presiden AS Joe Biden diberi pengarahan tentang situasi di Rusia dan Washington. “Bidenakan berkonsultasi dengan sekutu dan mitra mengenai perkembangan ini", kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Adam Hodge.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
5 Negara Ingin Serang...
5 Negara Ingin Serang Rusia Mayoritas Terlibat Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved