Penumpang Kapal Selam Titanic Shahzada Pernah Selamat dari Insiden Pesawat Mengerikan 5 Tahun Lalu Bersama Istri
Jum'at, 23 Juni 2023 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
“Lima jiwa dan setiap anggota keluarga mereka berduka selama masa tragis ini. Kami berduka atas hilangnya nyawa dan kegembiraan yang mereka bawa ke semua orang yang mereka kenal," papar perusahaan itu.
OceanGate mengonfirmasi pada 20 Juni bahwa CEO-nya Stockton Rush berada di kapal selam sebagai anggota kru.
Pengusaha yang mendirikan perusahaan riset pada 2009 di Everett, Washington itu telah lama tertarik dengan eksplorasi.
Rush (61) sebelumnya mengatakan dia bermimpi menjadi orang pertama di Mars dan pernah berkata dia "ingin dikenang sebagai inovator."
Selain memimpin pelayaran untuk melihat sisa-sisa Titanic, Rush memiliki hubungan mengejutkan lainnya dengan peristiwa bersejarah tahun 1912 itu yakni istrinya, Wendy Rush, adalah cicit dari pasangan yang meninggal di Titanic, Ida dan Isidor Straus.
Pengusaha Pakistan Shahzada Dawood dan putranya yang berusia 19 tahun Suleman Dawood juga berada di dalam kapal selam tersebut.
Keluarga mereka adalah salah satu yang terkaya di Pakistan, dengan Shahzada Dawood menjabat sebagai wakil ketua Engro Corporation, menurut The New York Times. Putranya belajar di Universitas Strathclyde di Glasgow.
"Saya merasa seperti saya telah terjebak dalam film yang sangat buruk, dengan hitungan mundur, tetapi Anda tidak tahu apa yang Anda hitung mundur," ungkap saudara perempuan Shahzada, Azmeh Dawood kepada NBC News 22 Juni.
Dia menjelaskan, "Saya pribadi merasa agak sulit untuk melakukannya, bernafas memikirkan mereka."
Dia menambahkan, "melumpuhkan" memikirkan keponakannya yang berusia 19 tahun di atas kapal, karena dia "tidak terlalu siap untuk itu" dan "takut" untuk melakukan perjalanan itu.
The Dawood Foundation berduka atas kematian mereka dalam pernyataan di situs web, dengan mengatakan, "Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan meninggalnya Shahzada dan Suleman Dawood. Putra-putra tercinta kami berada di atas kapal selam Titan OceanGagte yang tewas di bawah air. Mohon terus menjaga yang meninggal, jiwa dan keluarga kami dalam doa Anda selama masa berkabung yang sulit ini."
CEO OceanGate Stokton Rush
OceanGate mengonfirmasi pada 20 Juni bahwa CEO-nya Stockton Rush berada di kapal selam sebagai anggota kru.
Pengusaha yang mendirikan perusahaan riset pada 2009 di Everett, Washington itu telah lama tertarik dengan eksplorasi.
Rush (61) sebelumnya mengatakan dia bermimpi menjadi orang pertama di Mars dan pernah berkata dia "ingin dikenang sebagai inovator."
Selain memimpin pelayaran untuk melihat sisa-sisa Titanic, Rush memiliki hubungan mengejutkan lainnya dengan peristiwa bersejarah tahun 1912 itu yakni istrinya, Wendy Rush, adalah cicit dari pasangan yang meninggal di Titanic, Ida dan Isidor Straus.
Shahzada Dawood dan Putranya Suleman Dawood
Pengusaha Pakistan Shahzada Dawood dan putranya yang berusia 19 tahun Suleman Dawood juga berada di dalam kapal selam tersebut.
Keluarga mereka adalah salah satu yang terkaya di Pakistan, dengan Shahzada Dawood menjabat sebagai wakil ketua Engro Corporation, menurut The New York Times. Putranya belajar di Universitas Strathclyde di Glasgow.
"Saya merasa seperti saya telah terjebak dalam film yang sangat buruk, dengan hitungan mundur, tetapi Anda tidak tahu apa yang Anda hitung mundur," ungkap saudara perempuan Shahzada, Azmeh Dawood kepada NBC News 22 Juni.
Dia menjelaskan, "Saya pribadi merasa agak sulit untuk melakukannya, bernafas memikirkan mereka."
Dia menambahkan, "melumpuhkan" memikirkan keponakannya yang berusia 19 tahun di atas kapal, karena dia "tidak terlalu siap untuk itu" dan "takut" untuk melakukan perjalanan itu.
The Dawood Foundation berduka atas kematian mereka dalam pernyataan di situs web, dengan mengatakan, "Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan meninggalnya Shahzada dan Suleman Dawood. Putra-putra tercinta kami berada di atas kapal selam Titan OceanGagte yang tewas di bawah air. Mohon terus menjaga yang meninggal, jiwa dan keluarga kami dalam doa Anda selama masa berkabung yang sulit ini."
(sya)
Lihat Juga :