Wanita ISIS Ini Jadikan Perempuan Yazidi Budak, Dorong Suami untuk Memerkosanya
Kamis, 22 Juni 2023 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Orang Yazidi melarikan diri ke Gunung Sinjar. Banyak yang terbunuh dan sekitar 7.000 wanita dan gadis ditangkap dan diperbudak.
Pihak berwenang mengidentifikasi terdakwa hanya sebagai Nadine K sejalan dengan aturan privasi Jerman. Sedangkan korban diidentifikasi sebagai Naveen AI.
"Pengadilan menemukan bahwa terdakwa selama tiga tahun melecehkan seorang perempuan muda Yazidi untuk kepentingannya sendiri sebagai budak rumah tangga," kata pengadilan yang dikutip kantor berita DPA.
Menurut pengadilan, suami terdakwa-lah yang membawa korbanke rumah mereka dan secara teratur memerkosanya.
Terdakwa, lanjut pengadilan, bukannya mencegah tapi justru mendorong sang suami memerkosa korban.
Jaksa mengatakan bahwa terdakwa melakukan perjalanan ke Suriah bersama suaminya pada tahun 2014 dan bergabung dengan ISIS. Pada 2015, pasangan itu pindah ke kota Mosul di Irak, tempat mereka menahan perempuan Yazidi tersebut.
Terdakwa pergi lagi ke Suriah dan ditangkap pasukan Kurdi pada Maret 2022. Dia kemudian dibawa kembali ke Jerman.
Pihak berwenang mengidentifikasi terdakwa hanya sebagai Nadine K sejalan dengan aturan privasi Jerman. Sedangkan korban diidentifikasi sebagai Naveen AI.
"Pengadilan menemukan bahwa terdakwa selama tiga tahun melecehkan seorang perempuan muda Yazidi untuk kepentingannya sendiri sebagai budak rumah tangga," kata pengadilan yang dikutip kantor berita DPA.
Menurut pengadilan, suami terdakwa-lah yang membawa korbanke rumah mereka dan secara teratur memerkosanya.
Terdakwa, lanjut pengadilan, bukannya mencegah tapi justru mendorong sang suami memerkosa korban.
Jaksa mengatakan bahwa terdakwa melakukan perjalanan ke Suriah bersama suaminya pada tahun 2014 dan bergabung dengan ISIS. Pada 2015, pasangan itu pindah ke kota Mosul di Irak, tempat mereka menahan perempuan Yazidi tersebut.
Terdakwa pergi lagi ke Suriah dan ditangkap pasukan Kurdi pada Maret 2022. Dia kemudian dibawa kembali ke Jerman.
Lihat Juga :