Pemukim Israel Bakar Puluhan Rumah dan Mobil Warga Palestina

Kamis, 22 Juni 2023 - 02:01 WIB
loading...
A A A
Pemerintah sayap kanan Israel didominasi para pemimpin dan pendukung pemukim.

“Jawaban kami terhadap teror adalah menyerang dengan keras dan membangun negara kami,” tegas Netanyahu.

Penembakan itu terjadi sehari setelah tujuh warga Palestina tewas dalam pertempuran sepanjang hari melawan pasukan Israel di kubu militan Jenin.

Kekerasan yang memburuk telah menciptakan ujian bagi pemerintah Israel dan mendorong seruan untuk operasi militer yang meluas di Tepi Barat.

Media Israel mengidentifikasi empat orang yang tewas sebagai Harel Masood (21), Ofer Fayerman (64), Elisha Anteman (18), dan Nahman-Shmuel Mordoff (17).

Seorang warga sipil Israel membunuh seorang penyerang di tempat kejadian, sementara pasukan Israel mengejar dan membunuh penembak kedua setelah dia melarikan diri.

Tentara mengatakan sedang meningkatkan kehadiran pasukannya di Tepi Barat. Pada Rabu pagi, dikatakan pasukan menangkap tiga tersangka di desa Palestina, Urif, sehubungan dengan serangan itu dan memetakan rumah kedua pria bersenjata itu sebelum kemungkinan pembongkarannya.

Israel menghancurkan rumah penyerang Palestina sebagai bagian dari kebijakan yang katanya bertujuan menghalangi orang lain menirunya. Para kritikus mengatakan taktik Israel itu sama dengan hukuman kolektif.

Hamas tidak secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, meskipun mengidentifikasi dua pria bersenjata, Mohannad Faleh (26) yang dibunuh oleh seorang warga sipil di tempat kejadian dan Khaled Sabah (24) yang dibunuh oleh tentara saat dia melarikan diri sebagai anggotanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved